oleh

Yayasan Peduli Rakyat Miskin Hadir di Kota Sorong

-Metro-688 views

Berjuang Membangun SDM Masyarakat Asli Papua

SORONG– Yayasan Peduli Rakyat Miskin (PRM) melaksanakan kegiatan pelatihan sosial dan kemanusiaan untuk kesejahteraan rakyat miskin Kota Sorong Provinsi Papua Barat, dibuka oleh Asisten II Setda Kota Sorong, Drs. Anton Sagrim, ditandai dengan dengan pemukulan tifa, berlangsung di Vega Hotel, Rabu (14/8). 

Yayasan ini dibentuk dengan tujuan mensejahterakan rakyat khususnya orang Papua, dengan bantuan bidang perekonomian, diantaranya meningkatkan SDM melalui pelatihan keterampilan masyarakat Papua agar mampu untuk meningkatkan kualitas hidup. 

“ Kita tahu bersama kebanyakan masyarakat Papua masih dalam taraf kemiskinan. Oleh karena itu hadirnya  Yayasan Peduli Rakyat Miskin dapat membantu untuk mencegah atau mengurangi kemiskinan orang Papua,” terang pendiri Yayasan Peduli Rakyat Miskin, Yance Kambu, S.A.N.

Dibeberkannya, bukan hanya berbagai pelatihan yang digelar, pihaknya juga akan melakukan pendataan dan mencari informasi masyarakat Papua untuk memberikan dukungan dana pemerintah yang dapat digunakan untuk kesejahteraan mereka. 

“Kami akan berusaha agar yayasan ini dapat mendukung dan membantu pemerintah untuk mencegah atau mengatasi kemiskinan,” jelasnya kepada Radar Sorong, Rabu (14/8). 

Yance Kambu berharap, yayasan ini ke depan dapat menjadi lebih baik dalam membantu masyarakat. Selain itu pemerintah diharapkannya, baik Pemerintah Kota Sorong maupun Sorong Raya pada umumnya  dapat memberikan dukungan untuk tercapainya peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua. 

Sementara itu, Asisten II Setda Kota Sorong, Drs. Anton Sagrim, mengatakan, yayasan ini adalah salah satu yayasan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Dirinya berpesan pada masyarakat Papua untuk menunjukkan kualitas mereka di dalam membangun perekonomian mereka, harus cerdas dalam mencari peluang perekonomian keluarga tanpa ada rasa gengsi untuk melakukannya. 

“Selama ini pendatang yang pandai menemukan celah untuk meningkatkan ekonomi mereka walau hanya berjualan sayur keliling atau pun kue keliling, kalau orang Papua pasti gengsi untuk melakukan hal itu,” jelasnya. 

Drs. Anton Sagrim juga menegaskan, gelar (titel) tidak menjamin kesuksesan orang Papua, hal yang penting adalah keinginan dan usaha yang akan membuktikan dan membangun ekonomi orang Papua. “Masyarakat Papua harus punyai keinginan untuk belajar membangun perekonomian, juga meninggalkan kemiskinan yang mereka alami,”imbuhnya.

Dikesempatan yang sama, Kadis Sosial Kota Sorong, Hj. Gamar Malabar, S. Sos, MM, juga menyampaikan apresiasi kepada pendiri Yayasan Peduli Rakyat Miskin. dirinya berharap ketua dan pengurus yayasan dapat melakukan kegiatan seperti ini (pelatihan) sesering mungkin. ini penting untuk masyarakat, agar mengetahui program-program yang diluncurkan oleh Kementrian Sosial.

“Dengan adanya kegiatan yang digelar dapat meningkatkan SDM, sehingga kedepan masyarakat tidak lagi hanya berharap dari bantuan, tetapi dapat berdiri dengan kemampuan sendiri untuk meningkatkan taraf hidup dan taraf ekonomi,” terangnya. (cr-49) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed