oleh

WNA Swiss Dievakuasi ke Sorong

SORONG – Warga negara asing asal Swiss bernama Aurelien Robert (36) yang sebelumnya dilaporkan hilang di hutan Misool Kabupaten Raja Ampat, telah dievakuasi dengan menggunakan helikopter Basarnas ke Kota Sorong, Selasa (15/10). Setibanya di bandara DEO Kota Sorong, Aurelien Robert dijemput ambulans dan selanjutnya dibawa ke RS Pertamina untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Aurelien yang sempat hilang di hutan Misool saat melakukan perjalanan darat dari Kampung Gamta menuju Kampung Atkari Misool dengan target lama perjalanan 10 hari. Ia ditemukan warga Kampung Atkari dalam keadaan yang lemah sebab selama belasan hari tidak makan dengan baik, belum lagi menempuh perjalanan darat yang begitu jauh.

Menurut Rescuer Basarnas Sorong, Muslikun,  proses evakuasi Aurelien Robert berlangsung dengan baik, didukung pula dengan cuaca yang bagus sehingga evakuasi berjalan lancar. Kondisi Aurelien terlihat sangat kelelahan. “Yang jelas memang kelelahan. Luka atau yang lainnya tidak ada,” jelas Muslikun kepada wartawan di RS Pertamina Kota Sorong, kemarin.

WNA asal Swiss berusia 36 tahun tersebut, ditemukan di Kampung Atkari setelah melakukan perjalan dari Kampung Gamta menuju Kampung Atkari. Selain jarak tempuh yang jauh, ditambah lagi dengan bahan makanan yang tidak mencukupi, wajar jika kondisi fisik WNA Swiss ini drop. “Kami tidak menanyakan alasan dirinya masuk ke hutan, kami hanya menerima informasi ada WNA yang hilang kemudian kami mencarinya dengan berjalan kaki selama 4 hari. Kami juga sempat melakukan pencarian dengan helikopter pada tanggal 10 Oktober, dan akhirnya kami bisa menerbangkannya ke Sorong dalam keadaan selamat,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Misool Ipda Max Pigay mengatakan, berawal dari pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya WNA asal Swiss hilang, sehingga melalui koordinasi dan kerjasama dengan tim Basarnas melakukan pencarian, sebelum akhirnya WNA tersebut dengan sendirinya keluar dari hutan dan menemui masyarakat Kampung Atkari. “Akhirnya orang asing tersebut dijemput dan dievakuasi ke Sorong,” terangnya.

Terkait status kunjungan Aurelien ke Misool, menurut Max Pigay, berdasarkan sumber informasi yang didapat, WNA tersebut merupakan wisatawan yang sangat suka menjelajah, sehingga nekat melakukan penjelajahan ke hutan hanya berbekal peta perjalanan dan seorang diri tanpa pemandu. “Kalau soal tidak ada izin dirinya masuk ke Raja Ampat, saya tidak tahu, itu merupakan urusan pihak lain yang berwenang. Kami masih menunggu, sebab yang bersangkutan masih observasi kesehatan. Nanti kami akan berkoordinasi untuk mengambil langkah-langkah selanjutnya,” tuturnya seraya menambahkan bahwa Aurelien masuk ke hutan pada tanggal 24 September 2019 dan ditemukan pada tanggal 14 Oktober 2019.

Sementara itu, pihak Imigrasi Kelas II TPI Sorong masih melakukan pemeriksaan dokumen-dokumen WNA asal Swiss tersebut. Namun berdasarkan informasi dari pusat, WNA Swiss ini menggunakan Visa Essence yang diperuntukkan untuk berwisata. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed