oleh

Wisata Alam Bukit Sorpus Berbasis Kemasyarakatan

-Metro-60 views

SORONG-Bukit Taman Sorong Pusat salah satu tempat wisata bernuansa alam yang menjadi salah satu tempat favorit kaum milineal. Melihat adanya daya tarik pada Bukit Sorpus tersebut, Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata pada Dinas Pariwisata Kota Sorong, Yance Kambu ingin melakukan inovasi untuk mengembangkan objek wisata tersebut.

 Yance Kambu menjelaskan, ia mengangkat judul terkait pengembangan objek wisata Alam Bukit Taman Sorong Pusat (Sorpus) yang terletak di Bukit Sorpus, Kota Sorong. Daya tarik dari Taman Sorpus ialah masyarakat akan dimanjakan dengan keindahan matahari terbenam (Sunset) saat sore hari.

Dirinya melakukan berbagai inovasi agar memiliki daya tarik bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara, sehingga wisatawan tidak hanya terfokus pada Raja Ampat saja namun bisa datang dan menikmati objek-objek wisata unggulan khususnya pemandangan dari atas Puncak Sorpus di Kota Sorong. 

Inovasinya adalah pengembangan wisata alam Bukit Sorpus berbasis kemasyarakatan dalam arti keterlibatan masyarakat setempat dalam pengelolaan serta ide dan gagasan untuk kemajuan Taman Bukit Sorpus tersebut. “Mungkin mereka bisa menikmati wisata di sini selama satu atau dua hari sebelum ke Raja Ampat,”jelasnya kepada Radar Sorong, Rabu (18/11).

Selanjutnya, sambung Yance wisatawan tidak perlu khawatir saat berwisata ke Bukit Sorpus, sebab di sana sudah tersedia spot-spot wisata yang terbuat dari kayu dan dibuat sendiri oleh masyarakat lokal (Papua) yang tinggal di sekitar Bukit Sorpus salah satunya adalah Taman Sorpus yang memiliki daya tarik tersendiri. Yance menambahkan, ketika kembali melakukan pelatihan pada bulan Desember 2020 di Makassar,  ia akan mempresentasikan Taman Bukit Sorpus sebagai objek wisata alam yang di kelola masyarakat Papua.

“Karena ini hasil study lapangan kami selama 1 bulan. Intinya, objek ini menjadi satu daya tarik yang harus di promosikan kepada masyarakat luas,”ujarnya.

Sambung Yance, yang patut diapresiasi adalah Bukit Taman Sorpus tersebut murni swadaya masyarakat Papua setempat dan mereka mengharapkan harus ada sentuhan Pemerintah Kota Sorong dalam mengembangkan objek wisata tersebut, karena masyarakat memiliki program membuat lampu hias, kasedo, honay, kamar mandi hias dan lain sebagainya. 

“Masyarakat, juga membutuhkan peran pemerintah melalui OPD terkait seperti Bappeda atau Dinas PU dapat membantu menyiapkan sarana-prasarana pendukung objek wisata seperti pengaspalan jalan, kemudian lampu hias, kemudian Dinas Lingkungan Hidup untuk menjaga objek alam tersebut,”terangnya.

Yance Kambu merupakan salah satu Siswa Pendidikan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan ke II Pusat pengembangan Sumber Daya Manusia, Kemendagri Regional Makassar. Ia kembali ke Kota Sorong, untuk mencari objek-objek wisata yang memiliki daya tarik namun terhalang inovasi. Sehingga, kehadirannya adalah untuk membantu memberikan inovasi guna memajukan wisata alam di Kota Sorong.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed