oleh

Waspadai Sopi dan Cap Tikus Masuk Sorong !

-Metro-216 views

SORONG-Menjelang perayaan hari Natal dan menyambut tahun baru (Nataru), jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Sorong dalam melaksanakan pengamanan pada titik-titik pelabuhan di wilayah Kota Sorong ketika kapal masuk, khususnya dari dua daerah yakni Ambon dan Bitung. Kedua daerah tersebut, diketahui merupakan tempat pembuatan Minuman Keras (Miras) berupa Sopi dan Cap Tikus.

Sepanjang tahun 2020, diketahui pendistribusian minuman keras illegal berupa Soppi dan Cap Tikus rata-rata berasal dari Ambon (Sopi) dan Bitung (Cap Tikus) yang masuk ke Kota Sorong melalui jalur transportasi laut. Sehingga, jajaran Polsek KP3 Laut terus melakukan pengamanan.

Plt, Kapolsek KP3 Laut Polres Sorong Kota, Iptu Mastur menjelaskan, pihaknya telah menurunkan beberapa personel untuk tetap dilakukan di beberapa pintu masuk – keluar pelabuhan Rakyat, Pelabuhan Usaha Mina serta Pelni Sorong guna mencegah masuknya peredaran Miras. Meskipun, sambung Iptu Mastur di masa pandemic Covid-19 ini penumpang keluar dan masuk Sorong pun dibatasi.

“Jelang Natal dan Tahun baru itu sangat rawan untuk Miras, sehingga pengamanan menjadi perhatian kami dan saya selalu menyampaikan kepada anggota agar melakukan pemeriksaan bagi penumpang dari luar,”jelasnya kepada Radar Sorong, Rabu (16/12).

Dikatakannya, kapal – kapal yang berasal dari Ambon dan Bitung menjadi atensi dari Kapolda maupun Kapolres Sorong Kota. Dimana, setiap kapal yang berasal dari dua daerah tersebut, baik penumpang maupun barang bawaan pun harus diperiksa dengan ketat.

Khusus untuk daerah Timur Indonesia,  jenis Narkotika jenis ganja yang berasal dari PNG pun biasa melalui kapal. Namun, sudah beberapa bulan ini pihaknya belum lagi menemukan Narkotika jenis ganja tersebut.

“Yang terakhir itu, kami bekerja sama dengan pihak terkait melakukan penangkapan jenis Tembakau Gorilla dan hingga saat ini belum kami dapatkan lagi,”terangnya.

Ia mengungkapkan, pada masa pandemic seperti saat ini, penumpang berkurang, pihaknya hampir tidak menemukan minuman keras dalam pemeriksaan terhadap para penumpang. Sehingga, perlu diketahui bahwasannya kadang Miras yang beredar bebas di Kota Sorong bukan hanya dari kedua daerah tersebut, karena di wilayah Sorong Raya ini juga ada pembuatan Miras ilegal dan bisa saja beredar ke Kota Sorong.

Selain itu, sambung Iptu Mastur, bisa saja Miras masuk melalui kapal kayu kemudian diturunkan di Laut, sehingga pihaknya pun tidak tahu lantaran, Polsek KP3 Laut tidak ditunjang dengan armada di perairan.”Pengamanan ini akan berlangsung hingga tahun baru 2021, termasuk petasan yang tidak berizin,”tandasnya. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed