oleh

Waspada Covid, Tapi Jangan Panik

Lebih Baik Mencegah daripada Mengobati, Cara Mencegahnya dengan Menerapkan Protokol Kesehatan

Pandemi Coronavirus Disease-2019 (Covid-19) yang melanda Kota Sorong sejak akhir Maret lalu, hingga kini tak kunjung berakhir. Data Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat hingga Rabu (21/10) tercatat kasus positif Covid-19 di Kota Sorong sebanyak 1.656 kasus, hampir separuh dari total kasus positif Covid se-Papua Barat yang kini mencapai 3.688 kasus positif. Kabar baiknya, dari 1.656 kasus positif, 1.359 diantaranya dinyatakan sembuh atau tingkat kesembuhan mencapai 82,1%, lebih tinggi dari persentase kesembuhan secara nasional yang berada di angka 79,6%, sedangkan yang masih dirawat dan menjalani karantina sebanyak 271 orang (16,3%). Sementara itu, hingga kini tercatat sebanyak 26 orang yang positif Covid-19 meninggal dunia di Kota Sorong (1,57%), sedangkan se-Papua Barat tercatat kasus meninggal positif Covid sebanyak 57 orang.
Secara nasional, hingga Rabu (21/10) positif Covid-19 se-Indonesia sebanyak 373.109 kasus, 297.509 orang diantaranya dinyatakan sembuh (79,6%), 12.857 kasus meninggal (3,44%). Dalam perawatan 62.743 (16,8%).
Terkait dengan masih mewabahnya Covid-19 di Kota Sorong, Ketua Forum Pemuda Kota Sorong (Forkots), Otis Howay,SH mengingatkan masyarakat mengikuti anjuran pemerintah untuk menerapkan dan melaksanakan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya. “Rajin-rajinlah mencuci tangan dengan sabun, menggunakan antiseptic, memakai masker dimanapun terutama saat keluar rumah, menjaga jarak satu sama lain sesuai anjuran pemerintah minimal 1 meter, jadi untuk sementara jangan dekat-dekat dulu, hindari ngumpul-ngumpul dengan banyak orang,” pesan Otis Howay.
Mantan Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sorong (UMS) ini mengatakan, untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19, kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, cuci tangan, jaga jarak, harus ditingkatkan. “Kita hgarus berusaha semaksimal mungkin menerapkan protokol kesehatan, yang utama juga jangan stress supaya tidak mudah terserang penyakit,” ucapnya.
Menurut Otis, meski hingga kini belum ada vaksin untuk mencegah atau obat yang paten untuk menyembuhkan Covid-29, namun nyatanya Covid-19 bisa disembuhkan. “Covid-19 ini bisa disembuhkan, sudah banyak yang sembuh, jadi waspada boleh tapi jangan terlalu panik. Yang penting kita ikuti anjuran pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan sebaik-baiknya,” katanya. “Lebih baik mencegah daripada mengobati. Cara mencegahnya ya dengan mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah,” tambahnya. (ian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed