oleh

Warga Keluhkan Pelayanan Disdukcapil

-Metro-118 views

SORONG-Beberapa warga Kota Sorong yang hendak mengurus dokumen KK, KTP, Akta Kelahiran serta dokumen lainnya, mengeluhkan pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Sorong.

“Pelayanan pembuatan KTP dan KK kenapa tidak seperti pelayanan di kantor Pajak itu rapi. Jadi kita ambil nomor antrean, yang urus perpanjangan sendiri, dan dilayani di loket-loket sesuai tujuan pengurusan. Berbeda dengan di Capil, terlalu semrawut atau banyak ruangan sampai kadang numpuk karena tidak pada satu ruangan,” kata salah satu warga, Siti kepada Radar Sorong, Selasa (19/1).

Hal senada dikatakan warga yang sedang antre untuk mengambil KK miliknya yang diperbarui. 

“Memang sudah bagus karena yang baru bikin sendiri loketnya, yang buat KK juga sendiri tapi menumpuk. Kadang kita kepanasan menunggu,” kata Frida.

Berbeda dengan yang lain, Tinus mengaku pelayanan Capil saat ini sudah lebih baik dari sebelumnya. “Sekarang sudah bisa lewat online jadi kita urus lewat online saja. Nanti datang baru mereka print. Ini kan memudahkan kita supaya tidak perlu antre,” ujarnya.

Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Sorong (Kadiscukcapil), Onesimus Assem S.Sos.MBA mengakui bahwa memang gedung Kantor Disdukcapil masih butuh perbaikan sehingga dapat maksimal dalam memberikan pelayanan..

“Ini masih kurang, gedung ini tidak layak, tidak sesuai dengan mekanisme pelayanan. Ini kita masih gabung-gabung. Harusnya ada loket satu atau dua untuk warga datang melakukan konsultasi,” katanya kepada Radar Sorong.

Menjawab keluhan warga bahwa Petugas juga kadang hanya beberapa saja yang melayani warga sehingga warga harus menunggu lebih lama. “Iya benar sekali, tapi perlu diketahui bahwa ini dalam Covid-19 jadi pegawai tidak 100% masuk. Hanya 25% jadi kerjanya shift. Sehingga antrean banyak karena pegawai kurang,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa guna menghindari penumpukan warga maka Pelayanan dibagi menjadi ada beberapa loket atau tempat pelayanan, seperti untuk pembuatan KTP, KK, KIA yang baru. Di tempat yang di bagian kantor  depannya untuk mengambil KTP, KK atau KIA yang sudah dibuat sehari sebelumnya. 

“Tempat pelayanan kita bagi, jadi ada loket untuk ambil nomor antrian. Nanti mereka datang  bawa berkas biodata. Dari sisi aturan harusnya hari itu langsung dicetak dan diambil tetapi saya perketat. Dari loket pengambilan nomor antrian, lanjut ke loket pelayanan, setelah itu masuk di loket untuk kita proses berkasnya untuk verifikasi, kemudian lanjut ke loket sertifikasi agar legalitas jelas secara hukum. Sedangkan jalur di bagian samping kantor yaitu untuk perekaman dan yang di loket bagian di jendela untuk mengambil dokumen yang telah dicetak seperti KTP dan KK,” jelasnya.

Dia meminta kepada masyarakat agar memaklumi pelayanan dari pegawai karena dibagi dan tempat di Kantor Disdukcapil Kota Sorong. Kadis capil juga meminta agar warga untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker mencuci tangan dan menjaga jarak ketika mendatangi kantor Disdukcapil. Kemudian untuk pengurusan agar tidak mengeluarkan biaya kepada pegawai karena gratis.

“Kepada Warga Kota Sorong yang kami cintai dan kasihi di Kota Sorong Bapak Ibu ketahui kami di sini siap melayani dari 24 dokumen 100% gratis tidak ada biaya sepersen pun silakan datang mengurus dan kita memahami memaklumi mekanisme yang ada, kemudian kita tetap harus memperhatikan protokol kesehatan dengan 3, mencuci tangan memakai masker dan jaga jarak,” pungkasnya.(zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed