oleh

Warga Diminta Peduli Jalan Lingkungan

-Metro-709 views

AIMAS- Kondisi jalan poros di Distrik Mayamuk yang berlubang merupakan tanggung jawab Provinsi Papua Barat, sementara jalan lingkungan milik warga merupakan tanggung jawab warga. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sorong, Sukadi kepada Radar Sorong saat ditemui di Kantor Dinas PU, Senin (3/8). 

Adapun kerusakan jalan yang terjadi di Distrik Mayamuk SP 4 Kabupaten Sorong, menurut Kadis PU Kabupaten Sorong harusnya telah dilakukan perbaikan tahun ini. Namun, kondisi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang juga terjadi di Provinsi Papua Barat mengharuskan dana yang telah dianggarkan harus dipotong. 

“Kalau jalan menuju SP 4 itu, jalan provinsi dan peningkatannya dari provinsi, tapi karena kondisi saat ini, anggarannya harus terpotong,” ucapnya.

Ia menyebutkan, saat ini Pemerintah Kabupaten Sorong lebih memprioritaskan jalan poros yang menghubungkan transportasi antar distrik maupun kabupaten. Karena untuk jalan lingkungan sendiri, di Kabupaten Sorong terdapat lebih dari 900 ruas jalan lingkungan. Untuk itu, peran dari warga sekitar juga sangat penting untuk menjaga kondisi jalan agar tidak mengalami kerusakan. 

“Jalan lingkungan di Kabupaten Sorong saja, 900 lebih, itu tidak seluruhnya dilihat oleh Pemerintah Kabupaten Sorong, jadi warga masyarakat sendiri yang mempunyai peran untuk menjaga jalan lingkungannya,” ucapnya. 

Adapun bentuk menjaga jalan lingkungan, dijelaskan Kadis PU, tidak dengan melakukan pemalangan untuk aktivitas kendaraan besar melintas, namun lebih kepada tidak menggunakan jalan tersebut apabila kondisi cuaca yang tidak memungkinkan.

Sementara itu, akibat adanya perbaikan jalan di Jalan Train, cukup banyak kendaraan dengan bermuatan besar melintas di jalan-jalan lingkungan yang mengakibatkan jalan mengalami kerusakan. (nam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed