oleh

Warga Dihimbau Tak Terpengaruh Isu Rasis

SORONG – Wali Kota Sorong Drs.Ec Lambert Jitmau,MM menyayangkan perbuataan Ketua Umum PROJAMIN, Ambroncius Nababan yang diduga melakukan rasisme kepada mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai, melalui media sosial. Orang nomor satu di Kota Sorong ini mengajak jajaran pemerintah dan seluruh masyarakat Kota Sorong untuk bersama-sama menjaga kesatuan, persatuan, keamanan dan ketertiban masyarakat Kota Sorong, jangan sampai muncul yang hal-hal yang tidak diinginkan bersama. 

“Untuk itu, saya mengimbau kepada lapisan masyarakat Kota Sorong, siapa pun dia. Jangan dengar isu-isu, jangan dengar provokasi, tetapi mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Sorong, karena demo ujung-ujungnya dapat merusak fasilitas Negara, fasilitas daerah, yang kita sudah bangun setengah mati bertahun-tahun tetapi mau dirusaki dengan tempo satu, dua hari. Jadi masing-masing menjaga diri, sekali lagi menjaga diri, menjaga keamanan di Kota Sorong,” kata Lambert Jitmau kepada Radar Sorong, Senin (25/1).

Sementara itu, Ketua DPD Pemuda Batak Bersatu (PBB) Papua Barat (PB), Frengki Abas M.Silaen yang ditemui Radar Sorong di Sekretariat DPD PBB PB di Km 12, Senin (25/1) mengatakan, mewakili warga Batak di Kota Sorong dan juga Ketua DPD Pemuda Batak Bersatu (PBB) Papua Barat, pihaknya mengutuk keras statement Ambroncius Nababan melalui akun facebooknya yang mencederai perasaan masyarakat Papua dan Papua Barat khususnya kepada saudara Natalius Pigai.

Sebagai warga Batak yang ada di Papua dan Papua Barat, pihaknya meminta kepada Ambroncius Nababan supaya mengklarifikasi atau status di medsos tersebut. “Kami minta kepada Ambroncius Nababan agar meminta maaf kepada seluruh masyarakat Papua dan Papua Barat khususnya ke kepada Saudara Natalius Pigai. Kami meminta kepada penegak hukum untuk segera memproses Ambroncius Nababan sesuai dengan hukum yang berlaku di NKRI,” tegasnya. Atas nama Keluarga Besar Pemuda Batak Bersatu Papua Barat, Frengki Abas M.Silaen memohon maaf kepada saudara kami masyarakat Papua agar kita tetap saudara, satu rasa dan satu jiwa.

Terpisah, pengurus Ikatan Keluarga Batak Raja Ampat (IKBRA) mengeluarkan 6 poin pernyataan sikap terkait dugaan ujaran rasisme yang dilakukan Ambroncius Nababan.  Pernyataan sikap ini disampaikan Ketua IKBRA, Dorhot MT Sigiro didampingi pengurus IKBRA, di ruang data Mapolres Raja Ampat, Senin (25/1). 

Pernyataan sikap IKBRA tersebut, Pertama, tindakan rasis yang dilakukan sdr. Ambroncius Nababan melalui akun facebooknya telah meresahkan saudara-saudara kami masyarakat asli Papua di Tanah Papua. Kedua, pernyataan sdr. Ambroncius Nababan adalah pernyataan pribadi bukan mengatasnamakan suku maupun golongan tertentu. Ketiga, kami mengecam setiap tindakan pelaku rasis di Indonesia, dan mendukung upaya penegakan hukum terhadap pemilik akun sdr. Ambroncius Nababan. Keempat, kami meminta sdr. Ambroncius Nababan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada sdr. Natalius Pigai, dan secara umum kepada masyarakat Papua. Kelima, menghimbau seluruh warga Ikatan Batak Raja Ampat, secara umum di Tanah Papua agar menyikapi isu yang berkembang secara arif dan bijaksana. Keenam, atas tindakan Sdr. Ambroncius Nababan tersebut, kami menyampaikan rasa prihatin dan turut merasakan apa yang dirasakan saudara-saudara kami masyarakat Papua

Terkait hal ini, Kapolres Raja Ampat, AKBP Andre J.W. Manuputty,S.IK menghimbau masyarakat tetap tenang, dan mempercayakan penanganan kasus tersebut ke pihak kepolisian. “Apabila masyarakat mau melaporkan hal ini, kami Polres Raja Ampat tetap terbuka bila ada pengaduan terkait ujaran rasisme kepada kami, silakan. Kepada masyarakat di Raja Ampat untuk tetap menghindari jika ada ajakan-ajakan untuk melakukan pergerakan dan tindak-tindakan anarkis, agar jangan dihiraukan. Kita harus menangani kasus ini dengan kepala dingin, karena tidak semua masalah harus diselesaikan dengan anarkis,” ucap Kapolres Raja Ampat. (zia/hjw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed