oleh

Warga Binaan Lapas Donor Darah

-Metro-78 views

SORONG – Bekerja sama dengan Unit Tranfusi Darah (UTD) RS Sele Be Solu, Lapas Kelas 2B Sorong Sumbangkan 53 kantong darah melalui kegiatan donor darah yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari permasyarakatan ke-57 yang jatuh pada 27 April mendatang. 

Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Kelas 2B Sorong, Gustaf Rumaikewi, SH, M.Si mengatakan bahwa pihaknya ingin turut berkontribbusi menyumbangkan darahnya kepada orang lain yang membutuhkan. Hal ini juga dikaitkannya dengan kekosongan stok darah yang terjadi di beberapa rumah sakit sejak beberapa waktu belakangan.

“Memang ada informasi bahwa Kota dan Kabupaten sedang krisis stok darah di PMI dan beberapa rumah sakit, sehingga kita inisiatif untuk sumbangkan darah melalui kegiatan donor darah ini. Kegiatan ini bukan hanya bagi petugas lapas saja, tetapi juga bagi warga binaan yang ingin secara suka rela mendonor,” ungkapnya.

Dikatakan Gustaf, kendati sifatnya adalah suka rela, banyak warga binaan dan petugas Lapas yang juga ingin ikut berpasrtisipasi dalam kegiatan tersebut. Sayangnya tak semua yang telah mengisi formulir persetujuan donor darah kali ini, dapat diambil darahnya.

“Banyak yang mau ikut donor, padahal ini sifatnya suka rela dan tidak dipaksakan. Tetapi memang tidak semua bisa diambil darahnya karena ketika menjalani pemeriksaan kesehatan ternyata ada yang darah tinggi, ada yang kurang darah juga, mungkin karena begadang atau kurrang tidur. Sehingga banyak yang mendaftar tetapi jumlah kantong darah yang terkumpul hanya 53 saja,” terangnya.

Kendati demikian, lanjut Gustaf, dirinya sudah cukup bersyukur karena ternyata banyak warga binaannya yang masih memiliki rasa empati yang tinggi dan bersedia menyumbangkan darahnya guna menjawab kebutuhan darah di Sorong.(ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed