oleh

Wagub Tak Keberatan Mobil Dinasnya Ditarik

-Manokwari-598 views

MANOKWARI-Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Mohammad Lakotani mendukung kegiatan supervisi penertiban aset daerah termasuk kendaraan dinas. Saat ini Wagub mendapat jatah 3 kendaraan dinas, sedan, hilux dan fortuner. Bila 2 ditarik kembali dalam rangka penertiban aset, Lakotani tak keberatan dan mempersilakan.

“Di saya itu ada tiga mobil, sedan, hilux dan fortuner. Jadi,  kalau disuruh kasi kembali, ambil saja,’’ ujar Wagub pada apel pagi, Senin (12/8/2019).

Wagub mengatakan, selama ini kendaraan dinas  yang dipakai untuk menunjang operasional  hanya fortuner. “Jadi, kalau memang dua kendaraan memang mau diambil, ambil saja, tidak apa-apa. Kita tidak mau timbul masalah dan melebar kemana-mana,” kata Wagub.

Selain mendapat jatah 3 mobil dinas, Wagub mengaku juga memiliki satu sepeda motor dinas. Kalau sepeda motor tersebut ditarik, dia tak keberatan. “Sepeda motor itu kalau mau diambil, ambil saja, tidak apa-apa. Ini supaya jadi contoh bagi ASN yang lain. Jatah kendaraan dinas bagi pejabat dan ASN itu secukupnya saja. Lagi pula kendaraan itu biaya operasionalnya besar, apalagi mobil Inova telan bensin luar biasa,” jelasnya.

Peringatan juga bagi pejabat dan ASN (aparatur sipil negara)  yang lain, bila kendaraan dinas diminta dikembalikan segera mengikuti. Telah diatur dalam undang-undang, seorang pejabat hanya bisa mendapat jatah satu kendaraan dinas. “Tidak boleh ada seorang pejabat mendapatkan kendaraan dinas lebih dari satu,” ujarnya.

Menurut Wagub, juga perlu diperjelas jenis kendaraan dinas bagi pejabat eselon II, eselon III dan lainnya. Termasuk ruangan kerja, apakah perlu dilengkapi AC (air conditioner) atau tidak. “Saya juga berpikir, kita perlu punya Peraturan Daerah (Perda) tentang fasilitas jabatan, seperti pejabat eselon II itu seperti apa ruang kerjanya dan AC-nya berapa PK. Supaya ada dasar hukumnya, sehingga tidak semau-maunya,” ujarnya.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed