oleh

Wagub-Kapolda PB Pantau Vaksinasi di SMKN 1 Sorong

Kapolda : Pasien Positif dan Belum Divaksin dan Kormobit Penyebab Tingginya Tingkat Kematian

PMB OPBJJ-UT Sorong

SORONG-Masih menjadi satu-satunya daerah yang memberlakukan PPKM level 4, Kota Sorong diharapkan bisa melaksanakan vaksinasi massal secara terus-menerus guna menurunkan level PPKM. Hal tersebut diungkapkan Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing saat meninjau serbuan vaksinasi di SMK Negeri 1 bersama Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, S.H.,M.Si dan Danrem 181/PVT Brigjen TNI Indra Heri, Sabtu (31/7).

Pemantauan serbuan vaksinasi Presisi Polda Papua Barat juga dihadiri oleh Kapolres Sorong Kota dan Dandim 1802 Sorong serta rombongan. Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani mengatakan melihat animo masyarakat Kota Sorong yang melaksanakan vaksinasi cukup tinggi, tetapi katanya ketersediaan vaksin minim. Maka, ia sudah meminta perhatian dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat terkait ketersediaan vaksin.

“Vaksin di Provinsi masih tersedia, sehingga kami imbau agar masyarakat Kota Sorong mau melaksanakan vaksinasi karena vaksin merupakan benteng terakhir untuk kita melawan wabah COVID-19,”jelasnya kepada awak media. Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing menjelaskan vaksinasi adalah bentuk bagaimana Pemerintah dan TNI/Polri berkomitmen agar terciptanya kekebalan imunitas bagi masyarakat.

“Khususnya Sorong Kota masih 17 persen dari 305 ribuan masyarakat yang sudah di vaksinasi, sementara kita harus mengejar sebanyak 50 persen masyarakat tervaksin di bulan Agustus 2021. Sehingga Sorong Kota secara giat melaksanakan vaksinasi massal yang digencarkan setiap hari,”tuturnya. Apalagi, sambung Kapolda Papua Barat Kota Sorong masih memberlakukan PPKM level 4 sehingga harusnya ada keseimbangan antara angka ketersediaan tempat tidur di rumah sakit, nilai kasus positif dan peningkatan vaksinasi massalnya yang harus terus dilaksanakan.

“Kami harapkan dalam pelaksanaan vaksinasi massal ini didapati 3.000 orang tervaksin, saya minta kepada masyarakat yang belum vaksin segera vaksin, karena itu harapan kekebalan imunitas seseorang,”ungkapnya Ditambahkan Kapolda Papua Barat, ada 2 jenis pembentukan kekebalan tubuh yakni, pertama sebagai penyintas atau yang pernah terkonfirmaai positif COVID-19 sehingga terciptanya kekebalan imunitasnya. Kedua karena sudah divaksin meskipun belum terpapar COVID-19, tetapi sudah di vaksin, sehingga terbentuk kekebalan imunitas.

“Kita tahu, angka kematian yang terjadi di Sorong Kota khususnga dan pada umumnya di wilayah Provinsi Papua Barat Barat, karena pasien positif yang belum pernah di vaksin, ditambah dengan komorbit. Artinya, pasien yang belum di vaksin lalu memiliki penyakit bawaan (komorbit) maka menjadi indikator utama terjadinya tingkat kematian yang tinggi di Papua Barat,”ungkapnya. Selanjutnya, Wagub Papua Barat, Kapolda Papua Barat, Danrem 181/PVT berserta rombongan melanjutkan perjalanan untuk melakukan pengecekam ketersediaam obat dan oksigen serta memastikan berjalannya dapur umum di masa PPKM level 4.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed