oleh

Wabup Penerima Vaksin Pertama di Kabsor

-Metro-98 views

AIMAS – Wakil Bupati Sorong Suko Harjono, S.Sos, M.Si menjadi orang pertama yang menerima vaksin Sinovac di Kabupaten Sorong, Selasa (2/2). Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan (screening), wabup dengan wajah yang sumringah dan sangat santai Wabup langsung duduk di kursi untuk menerima suntikan vaksin Sinovac dengan dosis 0,5 cc tersebut.

Menyusul Wabup, giliran kedua adalah Kapolres Sorong AKBP Robertus Alexander Pandiangan, S.IK, MH yang datang didampingi istri tercinta yang juga berprofesi sebagai dokter. Ketiga, disusul oleh Ketua MUI Kabupaten Sorong, KH. Immanuel Syukri Moifilit dan terakhir diikuti oleh Kepala Kesbangpol Kabupaten Sorong, Adri Timban, SH.

Wabup yang diwawancarai usai menerima suntikan vaksin mengatakan secara psikologis, segala sesuatu yang baru tentu mempengaruhi kejiwaan yang ditimbulkan dari rasa kekhawatiran, termasuk halnya vaksin sinovac tersebut. Namun dirinya tidak khawatir karena pencanangan vaksin sinovac telah dilakukan sesuai dengan SOP yang berlaku.

“Perlu saya sampaikan bahwa saya sebagai orang pertama yang menerima vaksin di Kabupaten Sorong. Memang hal yang baru tentu menimbulkan keraguan atau kekhawatiran yang mempengaruhi kondisi psikologis seseorang. Tetapi Alhamdulillah saya bisa menerima vaksin itu setelah memotivasi diri dengan doa,” ujar Wabup.

Dikatakan Wabup, satu jam setelah disuntik vaksin tubuhnya tidak menunjukkan reaksi apapun dari vaksin tersebut. Dirinya pun yakin bahwa vaksin sinovac merupakan vaksin yang aman bagi mereka yang tidak berpantangan. Sehingga dirinya mengimbau masyarakat agar tidak termakan hoax atau isu yang tidak benar terkait dampak buruk dari vaksin sinovac tersebut.

Sementara itu, puluhan tenaga kesehatan (Nakes) di RS Sele be Solu, Selasa (2/2) kembali menerima Vaksin Sinovac tahap kedua. Vaksinasi dosis kedua ini sudah berlangsung sejak Senin (1/2) dengan jumlah penerima 17 orang sedangkan pada Selasa (2/2) rencananya akan sebanyak 23 penerima.

Kabid Yanmed RS Sele be Solu Sjainuddin, SKM menjelaskan saat ini penyuntikan vaksin tahap kedua dimana sudah dilaksanakan sejak Senin (1/2) dengan jumlah penerima sebanyak 17 orang dan untuk hari Selasa (2/2) sebanyak 23 penerima.  Sementara itu, sekitar 233 tenaga kesehatan Sele be Solu sudah melaksanakan vaksin dosis pertama.

Ketua Satgas Covid-19 RS Sele be Solu, dr Meilin Rico mengungkapkan ratusan tenaga kesehatan Sele be Solu sudah mendapatkan vaksin dosis pertama, dimana beberapa diantaranya mengalami Kejadian Ikutan pasca Imunisasi (KIPI) seperti pusing, nafsu makan bertambah, nyeri dan merasa tidak nyaman namun hal tersebut normal. Dan, hingga saat ini belum ada penerima vaksin yang harus diopname.

“Untuk dosis kedua baru kami laksanakan kemarin, dan belum ada yang melaporkan kejadian pasca imunisasi bahkan nyari pun belum ada yang melaporkan,”jelasnya kepada media, kemarin.(ayu/juh) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed