Video Viral Detik-Detik Penangkapan Pelaku Klitih di Yogyakarta, Warga Sempat Lega!

radarsorongnews.com – Baru-baru ini, di berbagai media sosial, termasuk Twitter dan TikTok, sedang ramai membahas tentang viral penangkapan pelaku klitih di Yogyakarta. Sebagaimana yang kita tahu, bahwa aksi klitih di Daerah Istimewa Yogyakarta, atau DIY, telah menyebabkan kekhawatiran besar untuk warga setempat. Bahkan, sudah banyak sekali korban klitih yang berjatuhan. Dan belum lama ini, terdapat anak anggota DPRD yang diisukan menjadi korban klitih saat sedang mencari makan sahur pada dini hari. Hal ini pun menyebabkan kekhawatiran semakin besar di lingkungan masyarakat. 

 

Dalam video viral yang sedang menjadi salah satu trending topic di Twitter, memperlihatkan warga Badran yang telah berhasil menangkap serta mengamankan pelaku klitih. Yang mana pelaku tersebut adalah seorang pemuda. Warga semakin yakin bahwa pemuda tersebut adalah pelaku klitih setelah ditemukannya sebuah barang bukti arit/sabit. “Kecekel neng Badran maszehh (tertangkap di Badran Maszehh),” kata pemilik akun di video tersebut. Melansir dari sumber Kompas.com, video viral menangkap pelaku klitih itu telah dibagikan pertama kali, pada Jumat, 8 April 2022, oleh pemilik akun Instagram @romansasopirtruck. 

 

Hingga berita ini di tulis dan di publish, video viral tersebut masih menjadi perbincangan hangat publik. Begitu banyaknya komentar dari kalangan warganet yang menanggapi video viral itu. Bahkan, salah seorang netizen mengaku bahwa kegiatan malam di Jogja seperti San Andreas. “Jirrr, hampir tiap malem Jogja udah kayak di San Andreas. Kaya gini tah?,” tulis salah satu akun warganet yang mengomentar video viral tersebut. Hingga Jumat, 8 April 2022, video viral tersebut telah mendapatkan jumlah like hingga 7.090 kali dan 648 komentar. Diyakini, bahwa video penangkapan pelaku klitih itu pun dapat menjadi awal yang baik untuk menangkap lebih banyak pelaku aksi klitih. 

 

Lantas, bagaimana kelanjutannya tentang video tersebut? Yuk, simak dan perhatikan ulasan kami dibawah ini sampai selesai!

 

Penjelasan Polisi Tentang Video Viral Penangkapan Pelaku Klitih

 

Ketika ditanyakan tentang kejelasannya mengenai video viral tersebut, AKP Timbul Sasana Raharjo, selaku Humas Polresta Yogyakarta, menjelaskan bahwa pemuda yang tertangkap oleh warga di Badran bukanlah pelaku aksi klitih. “Bukan,” kata Timbul, yang kami lansir dari sumber Kompas.com, pada Jumat, 8 April 2022. Kemudian, Timbul menjelaskan bahwasanya kejadian ramai tersebut telah terjadi sehari sebelumnya, yaitu pada Kamis, 7 April 2022. Diperkirakan, peristiwa ramai itu terjadi pada pukul 23.00 WIB, di Kampung Badran, Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis, Yogyakarta. 

 

Warga telah melakukan pengeroyokan terhadap pelaku yang terbukti membawa senjata tajam, atau sajam. Sebelum terjadinya pengeroyokan tersebut, awalnya warga ramai-ramai menduga bahwa pelaku akan melakukan aksi kejahatan dimalam hari. “Pengeroyokan telah terjadi oleh warga Badran. Mereka awalnya menduga bahwa pelaku akan melakukan suatu aksi kejahatan di jalanan karena terlihat membawa senjata tajam berjenis arit, atau sabit,” katanya. Kepolisian pun telah melakukan pemeriksaan bahwa pelaku adalah warga Kampung Badran yang tinggal bersama dengan neneknya. 

 

Menurut ungkapan pelaku, kedua orang tuanya sudah bercerai sejak lama. Pelaku tidak pernah bertemu dengan ibu kandung sejak perceraian tersebut dan sang ayah telah menjadi tahanan di salah satu penjara di Jakarta. Setelah diamankan oleh warga, Polsek Jetis pun langsung menjemput pelaku dan melakukan pemeriksaan. “Untuk saat ini pelaku sudah kami amankan. Sekarang pelaku berada di unit Reskrim Polsek Jetis untuk melakukan pemeriksaan,” ungkap Timbul. Rupanya, pelaku bukanlah kali pertama diamankan oleh Polsek Jetis. 

 

Sebelumnya, pelaku sudah diamankan di tempat yang sama karena terlibat atas kasus perkelahian. “Pelaku pernah diamankan di Mapolsek Jetis dua kali. Sebelumnya pelaku terlibat atas kasus perkelahian. Karena pelaku masih dibawah umur, jadi kami melakukan proses diversi,” jelasnya. Hingga saat ini, warga masih berharap agar kepolisian segera menindak pelaku aksi klitih. 

Sekedar informasi, aksi kriminal klitih di Yogyakarta semakin menjadi-jadi. Hal ini dikarenakan di duga atas dampak pandemi COVID-19. Pelaku aksi klitih yang tidak pernah memandang hingga melihat umur korbannya pun menyebabkan warga semakin khawatir dengan aksi kriminal tersebut. Beberapa komentar di video viral penangkapan pelaku klitih itu pun menunjukkan bahwasanya warga Yogyakarta sempat merasa lega karena sudah terjadinya penindakan.

Previous post Polsek Inanwatan Diserang Oleh Sekelompok Orang Tidak Dikenal