oleh

Video Syur Mantan Anggota DPRD Beredar

-Berita Utama-1.000 views

TIMIKA – Beredarnya video ­syur seorang tokoh di Mimika, yakni mantan anggota DPRD pada grup WhatsApp, membuat geram pria berinisial MM tersebut. Ia pun melaporkan penyebaran video itu ke polisi. Dalam laporannya, ­mantan anggota DPRD periode 2004-2009 itu melaporkan satu orang yang diduga sebagai ­penyebar video itu. MM menyatakan, penye­baran video tersebut diketahuinya dari sejumlah wartawan. ”Tadinya saya tidak tahu (disebarkan), tapi akhirnya saya tahu,” ujarnya.

Ia menilai, video tersebut ­sengaja disebarkan untuk menjebak ­dirinya. Sehingga ia pun langsung melaporkan hal tersebut kepada polisi pada Selasa malam.  Mengenai video tersebut, MM mengata­kan itu terjadi beberapa bulan lalu. ”Videonya sekitar empat bulan lalu,” ujarnya. ”Tapi yang saya lihat betul ini bahwa orang menjebak saya. Untuk memulih­kan nama baik saya, dan sebagai orang yang taat hukum maka saya melaporkan hal ini ke polisi,” sambung MM.

Untuk memproses laporannya, MM menyebut sudah menyiapkan dua pengacara. Laporan tersebut juga dilayangkannya untuk seorang oknum pegawai pada salah satu koperasi di Timika. Ia menduga, oknum tersebut yang menyebarkan pertama kali video itu. ”Ada orang pegawai satu orang. Nanti dikembangkan sama polisi. Saya belum tahu (nama) orangnya, tapi nomor HP-nya saya ada,” ungkapnya. Bukti-bukti yang disiapkannya ialah video yang sempat viral tersebut. MM tidak menyebutkan bukti lain atas kasus itu. ”Iya dia yang saya laporkan. Kalau soal yang lain itu nanti pengembangan polisi,” tutupnya.

Polisi berhasil mengamankan seorang wanita berinsial IA, pemeran wanita dalam video mesum yang sempat viral beberapa hari lalu. Beredarnya video ini telah dilaporkan oleh MM, si pemeran pria yang adalah mantan anggota DPRD Mimika periode 2004 – 2009.

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata,SIK melalui Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto,SH,SIK yang ditemui wartawan, Kamis (13/8) menjelaskan, IA diamankan pada Rabu (12/8) sekitar pukul 18.00 WIT di Jalan Cenderawasih. ”Kita amankan dia kemarin (Rabu, Red) sekitar magrib di depan Gelael. Dan dari pengakuan dia, memang dia yang membuat video itu,” ucap AKP Hermanto.

Dari keterangan IA lanjut Kasat Reskrim, setiap dia melakukan hubungan badan, dia selalu membuatkan video dan mengirimkan kepada salah satu orang yang hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. ”Ada yang meminta video dan masih kita gali lagi siapa nama orang itu. Karena setiap IA ini melakukan (Mesum) dia videokan dan kirim ke satu orang. Dan satu orang ini kita lidik, dia tidak berada di Timika,” kata AKP Hermanto.

Terkait hubungan IA dengan pria misterius yang hingga kini masih dalam penyelidikan polisi, Kasat menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman. ”Orang yang masih kita cari ini, dia bukan germo atau semacam begitu, tapi katanya mereka pacaran tapi belum kita dalami lagi. Karena menurut korban (MM, red) bahwa ia pernah dimintai uang oleh IA dengan alasan dia hamil, tapi kita belum masuk sampai ke situ. Yang kita fokus sekarang adalah Undang-Undang ITE dalam kasus ini,” jelasnya.

Kasat Reskrim menambahkan, dari pengakuannya, IA sering berganti pasangan. ”Kalau dia (IA) sering berganti pasangan, kemungkinan besar dia dibayar, tidak mungkin gratis-gratis. Yang jelas IA ini punya hubungan dengan korban sudah sekitar empat bulan. Dan videonya iti dibuat di Timika, dan setiap dia berbuat, selalu dia buat video. Makanya korban ini bukan yang pertama,” urainya.

Ditanyai terkait beredarnya video mesum tersebut ke beberapa grup WhatsApp, Hermanto mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengembangan.  ”Intinya kita fokus ke si perempuan ini dulu, karena dia yang buatkan video itu lalu kirim ke satu orang yang masih kita cari ini. Karena untuk kasus ITE kan harus kita urutkan sumbernya dari mana hingga bisa menyebar luas,” pungkasnya. 

Satreskrim Polres Mimika menetapkan perempuan berinisial IA sebagai tersangka dalam penyebaran video mesum. Penetapan tersangka ini dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara. Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polres Mimika, Iptu Andi Suhidin,SH yang ditemui Radar Timika, Jumat (14/8) kemarin di ruang kerjanya menerangkan, selain menetapkan IA sebagai tersangka, pihaknya juga melakukan pengembangan terhadap salah satu teman pria tersangka IA yang ­diduga menyebarkan video mesum antara tersangka AI dengan MM.

Tersangka IA dijerat Pasal 29 juncto Pasal 4 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Dan Pasal 45 ayat (1) juncto Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). ”Ancaman pidana untuk Undang-Undang Pornografi sekitar 12 tahun, kalau Undang-Undang ITE sekitar 6 tahun,” kata Iptu Andi. (dcx/tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed