oleh

Vaksinasi Warga Binaan Lapas Sorong Terkendala Administrasi

Vaksinasi Covid-19 bagi warga binaan Lapas Kelas 2B Sorong.

PMB OPBJJ-UT Sorong

SORONG—Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis pertama bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Sorong Provinsi Papua Barat tak berjalan maksimal. Pasalnya, dari 400-an warga binaan yang diharapkan dapat mengikuti vaksinasi, beberapa diantaranya terkendala masalah administrasi.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas 2B Sorong, Gustav Rumaikewi, SH, MH menerangkan, beberapa warga binaannya gagal mengikuti vaksinasi bukan karena tidak berkenan, namun karena banyak dari mereka yang tidak memiliki kelengkapan dokumen kependudukan.

“Vaksinasi ini sebenarnya kami targetkan seluruh warga binaan bisa ikut, namun yang menjadi kendala adalah masalah administrasi, karena banyak yang tidak punya KTP. Banyak warga binaan yang berasal dari luar daerah Kota Sorong, sehingga ada keterbatasan akses untuk itu,” kata Gustav Rumaikewi kepada wartawan, Selasa (5/10).

Sebenarnya, sambung Rumaikewi, tak sedikit dari warga binaan yang juga sudah bersedia mengikuti vaksinasi. Namun mengingat adanya keterbatasan akses untuk mendapatkan dokumen tersebut, pihak Lapas Sorong juga telah berupaya memfasilitasi warga binaan yang bersangkutan.

“Padahal sebenarnya banyak yang ingin divaksin juga. Namun itulah syarat utama yang menjadi kendala. Kami sudah berupaya memfasilitasi dengan menghubungi pihak keluarga mereka, supaya kalau ada identitasnya bisa dikirimkan kepada kami. Beberapa sudah terlayani, tetapi masih banyak juga yang belum,” jelasnya.

Menurut Kalapas, pelaksanaan vaksinasi sebenarnya sudah direncanakan sejak sebulan yang lalu. Sesuai arahan dari Dinas Kesehatan, pihak Lapas Sorong telah berkoordinasi dengan pihak Pasmar 3 yang saat itu direkomendasikan untuk menjadi vaksinatornya. Namun karena jadwal kegiatan mereka yang sangat padat sehingga rencana vaksinasi tertunda.

“Sudah lama kami rencanakan dengan Pasmar 3, namun mereka harus melaksanakan serbuan vaksinasi kepada masyarakat maritim di pulau-pulau terluar. Lalu, kami surati lagi sehingga baru kali ini terlaksana,” bebernya.

Vaksinasi di Lapas Sorong bukan hanya untuk warga binaan, namun juga bagi pegawai Lapas dan keluarga pegawai. Vaksinasi ini untuk dosis pertama, sebagai tindak lanjutnya Kalapas berharap pada pelaksanaan vaksinasi dosis kedua nanti semuanya yang sudah mengikuti vaksinasi dosis pertama bisa terlayani. (ayu/ian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed