oleh

Vaksinasi Merdeka Sasar Tempat Ibadah Hingga Pesantren

-Metro-58 views

SORONG– Selain pelaksanaan vaksinasi di sejumlah ruang publik di wilayah Kota Sorong. Polres Sorong Kota kembali melaksanakan Vaksinasi Merdeka bertempat di Gedung ACC Masjid Raya Al-Akbar Kota Sorong, Senin (6/9). Vaksinasi tersebut merupakan sinergitas antara Polri dan Staf Khusus Presiden RI serentak di pesantren dan rumah ibadah.

Pelaksanaan vaksinasi serentak tersebut berlangsung mulai Senin – Selasa dengan target 1.500 dosis. Tidak sendiri, Polres Sorong Kota juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Sorong melalui 3  Puskesmas yakni Puskesmas Malanu, Sorong Barat dan Puskesmas Klasaman.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Purkes Poliklinik Polres Sorong Kota, Iptu dr. Juffandi menjelaskan vaksinasi serentak yang digelar oleh Polri bekerja sama dengan Staf Khusus Presiden RI, dilaksanakan di seluruh Indonesia, khusus di Provinsi Papua Barat, dilaksanakan di 2 daerah yakni di Manokwari bertempat di Manokwari dan di Sorong Kota di Masjid Raya Al-Akbar Sorong.

“Kami diberikan target 1.500 dosis. Lebih khususnya, Selasa (7/9) dilaksanakan di seluruh Indonesia. Jadi, masing-masing provinsi sudah di vloting dan masing-masing daerah sudah diberikan tanggung jawab yang diawaki oleh Kapolres, di Kota Sorong diawaki oleh Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan, S.Ik.,MH,”jelasnya kepada awak media, kemarin.

Meskipun berlangsung di Gedung ACC Masjid Raya, tambah dr Juffandi pelaksanaan vaksin tidak membeda-bedakan agama tertentu, tetapi menargetkan seluruh masyarakat.

“Kami sudah melaksanakan vaksinasi untuk anak usia 12 hingga 17 tahun dan orang dewasa maupun lanjut usia. Tidak memandang baik dari ras, suku atau agama seseorang. Kami memandang semuanya sama,”terangnya.

Diakui, dr. Juffandi vaksinasi serentak ini dilaksanakan hanya 2 hari, namun jika ada perubahan akan diinformasikan lagi. Namun, untuk hari pertama ini sudah 300 warga yang divaksin.

Salah satu penerima vaksin, Yohana Marake (60) mengakui ia sempat takut mengikuti vaksinasi karena mendengar informasi banyaknya orang yang meninggal setelah di vaksin. Namun, setelah diajak keluarganya, ia baru berani dan menyakini bahwa vaksin sangat baik.

“Setelah di vaksin mama rasa biasa saja. Mama mau vaksin karena mau sehat. Vaksin aman, karena hidup semua di tangan Tuhan,”tuturnya.

 Diakui Yohana sebelum di vaksin tim kesehatan sudah memastikan bahwasannya tubuhnya sehat. ” Ini dosis pertama dan rencananga vaksin dosis kedua bulan Oktober 2021. Mari anak Papua ikut vaksinasi biar sehat agat kita bisa kerja di Tanah Papua. Jangan takut,”pungkasnya.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed