oleh

Vaksinasi di Kabsor Capai 8.780 Dosis

AIMAS – Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sorong (kabsor), kegiatan vaksinasi terus dilakukan. Hingga saat ini, data per (10/6) total capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sorong telah menginjak angka 8.087 dosis yang disuntikan.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sorong, Agustinus H. Wabia menerangkan, total dosis tersebut terbagi dalam dua tahapan. Pada tahap pertama, total vaksin disuntikkan sebanyak 5.481 dosis. Sedangkan pada tahap kedua, total vaksin disuntikkan sebanyak 3.299 dosis. Sehingga total vaksin yang telah terpakai genap berjumlah 8.780 dosis.

“Dari ribuan vaksin yang terpakai, jumlah terbanyak penggunanya merupakan instansi pemerintahan dan pemberi pelayanan publik dengan total sebanyak 6.445 dosis. Kemudian disusul oleh para nakes dengan jumlah vaksin 2.057 dosis, dan terendah adalah lansia sebanyak 278 dosis. Tambahan dosis vaksin yang terpakai belakangan ini adalah untuk pelayanan publik dan lansia. Sementara untuk nakes, jumlahnya masih sama seperti data terakhir seminggu lalu,” jelas Agus.

Ditambahkannya, bahwa Kabupaten Sorong telah menerima jatah vaksin pada tahap pertama dan kedua sebanyak 17.290 dosis. Dengan total vaksin yang telah digunakan tersebut, maka sisa dosis vaksin yang belum terpakai saat ini berjumlah 8.510 dosis.

“Sisa vaksin masih banyak, sehingga progressnya masih terus jalan. Karena masih banyak yang sudah mendapatkan vaksin tahap pertama, tetapi belum dapat untuk tahap kedua. Karena selang waktunya harus berjarak minimal 14 hari, jadi vaksinasi masih jalan terus prosesnya,” terang Agus.

Agus berharap, kesadaran masyarakat untuk bersedia divaksinasi akan membantu pemerintah dan satgas dalam memerangi wabah Covid-19. Tingginya minat masyarakat untuk menerima vaksin tersebut juga diharapkan akan membantu penggunaan vaksin dengan tepat guna.

“Tentu saja kami berharap vaksin ini habis karena memang dipakai oleh masyarakat, bukan karena produknya yang rusak. Jadi kalau minat masyarakat untuk bersedia divaksinasi cukup tinggi, berarti mereka sudah membantu pemerintah dan para stakeholder untuk menghabiskan vaksin ini secara tepat guna dan tidak terbuang sia-sia,” putusnya. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed