oleh

UT Gelar RTM Perkuat Sistem Pembelajaran

-Nasional-612 views

Universitas Terbuka (UT) sebagai perguruan tinggi yang konsisten menerapkan penjaminan mutu internal, secara periodik melaksanakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM). Pada tahun 2019 lalu, RTM fokus pada bidang Manajemen Pembelajaran Jarak Jauh (MPJJ). Sementara tahun ini lebih fokus pada bidang operasional.
Di tengah suasana pandemic Covid-19, RTM dilaksanakan secara daring. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan sistem pembelajaran berbasis IT menuju UT Siber” digelar pada 19 Oktober hingga 21 Oktober mendatang.
Tujuan pelaksanaan RTM adalah untuk meninjau hasil implementasi sistem manajemen mutu dalam kurun waktu tertentu. Hadir dalam RPM dari pimpinan UT pusat dan pimpinan di 39 Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ-UT) di seluruh Indonesia.
Pada hari pertama RTM hadir satu narasumber eksternal yaitu Plt. Sekretaris Kementerian Riset dan Teknologi atau Sekretaris Utama BRIN Mego Pinandito. Ia memberikan pengarahan terkait tren perubahan lingkungan masa depan yang berpengaruh terhadap perkembangan pendidikan.
“Tren perubahan lingkungan masa depan yang berpengaruh terhadap perkembangan pendidikan ini sangat penting,” ujar Mego Pinandito dalam keterangan di Jakarta, Senin (19/10/2020).
Sementara itu, Rektor UT Ojat Darojat mengatakan, pentingnya mengembangkan perannya sebagai cyber university. Dalam RTM Ojat memberikan pengarahan di antaranya tentang digital ecosystem pendidikan, UT cyber. Dan persiapan UT bertransformasi dari Badan Layanan Umum (BLU) menjadi perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN BH).
“Di usianya ke 36 tahun kami terus berupaya untuk mengembangkan perannya sebagai cyber university. Apalagi, UT sebagai pelopor pendidikan terbuka dan jarak jauh,” ujarnya.
Karena itu, masih ujar Ojat, UT dituntut mampu melakukan modernisasi diri melalui peningkatan kapasitas dan perbaikan kualitas layanan akademik. Seperti melakukan terobosan dan inovasi.
“Kami telah lakukan terobosan di antaranya: menyediakan modus pembelajaran berbasis web (tutorial webiner) sebagai salah satu modus resmi layanan tutorial bagi mahasiswa UT,” katanya.
Selain itu, tambah Ojat, UT pun terus berinovasi pada penempatan penerapan sistem ujian online berbasis web yang dilengkapi dengan aplikasi berbasis online proctoring dan semi online proctoring.(Indopos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed