oleh

Ungkap Kelangkaan Mitan, Pertamina Minta Bantuan Polisi

-Metro-105 views

SORONG-Unit Manager Communication, Ralation dan CSR Regional Papua Maluku, Edi Mangun membantah jika adanya kelangkaan minyak tanah (mitan) di Ambon dan Papua.

Hal ini diketahui stok di terminal BBM di Maluku atau Papua masih aman dalam 15 hari ke depan. Terlebih dalam minggu ini  akan ada kapal pengangkut BBM yang akan bersandar di terminal Ambon dan Papua. 

Sementara dalam penyaluran minyak tanah  di agen atau pangkalan, kuota masih sesuai seperti awal dan tidak mengurangi jatah yang diberikan. 

“Menjadi pertanyaan adalah walaupun stock aman dan kami lakukan distribusi normal ke agen dan pangkalan di awal tahun selalu muncul berita kelangkaan,” kata Edi, Jumat (8/1/2021). 

Dia mengatakan bahwa Amanah UU Migas bahwa untuk pengawasan di luar jangkauan Pertamina melibatkan seluruh elemen dari Dinas Perindagkop dan aparat penegak hukum untuk dapat mengawasi mobilisasi pergerakan mobil minyak tanah. 

“Peristiwa kelangkaan minyak tanah sering terjadi masuk tahun baru. Aparat keamanan dan Disperindagkop dapat mengungkap apakah ada atau tidak modus operandi dengan kelangkaan minyak tanah ini,” pungkasnya.

Dia meminta kepada Agen dan pangkalan minyak tanah diwajibkan untuk menyalurkan mitankepada  konsumen di wilayahnya. Hal ini penting uuntuk menjaga ketersediaan mitan di masing-masing lokasi

“Bagi konsumen yang ingin menyampaikan keluhan atau msukan terkait BBM silahkan hubungi call centre jam Pertamina di pesawat 135, 1×24 jam,” pungkasnya.(zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed