oleh

Ungkap 4 Senpi Ilegal, Salah Satunya SS1

MANOKWARI – Tim Opsnal Polsek Manokwari Kota berhasil mengungkap kepemilikan 4 senjata api dari masyarakat. Salah satu senjata api yang diamankan jenis SS1 merupakan senjata standar Polri, sedangkan 3 lainnya senjata rakitan jenis mouser, dan rakitan laras panjang.  

Polisi mengamankan 4 pucuk senjata api beserta  2 buah magazen SS1, 23 butir amunisi dengan rincian, 19 butir amunisi tajam kaliber 5,56, dan 4 butir amunisi rakitan kaliber 7,62, Terus juga ada 1 buah samurai (pedang), 1 buah parang, 1 sabit, 2 busur panah dan 15 buah anak panah.  Tiga  orang diduga pemilik 3 senjata api ini, MI (25), YS (24), PD (18). Mereka beralasan bahwa senjata api laras panjang ilegal ini adalah mas kawin (mahar) yang diberikan oleh kakek mereka berinisial AD.

Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Drs Herry Nahak mengapreasi kinerja tim Opnal Reskrim Polsek Manokwari Kota. Kepada 5 personel Opsnal, diganjar penghargaan yang diserahkan pada upacara bersamaan dengan pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) terhadap 9 anggota polisi. Kapolda mengatakan, pengungkapan kepemilikan 4 senjata api secara tidak sengaja. Polisi sedang melakukan penyelidikan kasus pembunuhan di Pegunungan Arfak. Tim Opsnal yang sedang menumpang mobil tiba-tiba dicegat warga.  Dicegat, polisi pun turun dan menangkap warga tersebut. “Setelah diinterogasi warga  yang mencegat tersebut mengatakan salah sasaran, dia mencari orang lain yang melakukan pembunuhan terhadap keluarganya,” tutur Kapolda.

Dari keterangan warga tersebut, polisi akhirnya menemui titik terang tentang pelaku pembunuhan di Pegaf. Polres Manokwari didukung Polda melakukan penelusuran dan diperoleh keterangan pelaku pembunuhan bersembunyi di suatu tempat. Kapolsek Manokwari, Kanit Reskrim bersama anggotanya mencoba melakukan penangkapan terhadap pelaku pembunuhan. Langkah Kapolsek dan anak buahnya dengan hanya mengandalkan pistol terbilang nekat karena yang dihadapi ternyata memiliki senjata laras panjang. “Polisi hanya membawa colt dan yang dilawan membawa senjata laras panjang. Tetapi faktanya kita berhasil menangkap,” ujar Kapolda.

Atas keberhasilan tim Opsnal Reskrim Polsek Manokwari Kota, Kapolda memberi penghargaan. Dia berharap, apa yang ditunjukkan keempat anggota dapat menjadi teladan bagi lainnya. “Bagi anggota  yang berprestasi seperti ini sudah sangat layak mendapatkan penghargaan,” pungkasnya. 

Kelima personel yang telah melaksanakan tugas melebihi tugas pokoknya yang mendapatkan penghargaan yakni Bripka Edward Semuel Rumbekwan, Bintara Bagian Watpers Polda Papua Barat Barat, memiliki kinerja baik dan aktif dalam misi kemanusiaan. Aiptu Stefen Yeuyanan, Kanit Opsnal Reskrim Polsek Manokwari Kota, Polres Manokwari, menangkap dan mengungkap kepemilikan 3 pucuk senjata api. Okiy Josafat Anderson Bintara Opsnal Reskrim Polsek Manokwari Kota, Polres Manokwari, menangkap dan mengungkap kepemilikan 3 pucuk senjata api. 

Bripka Patry Palele Bintara Opsnal Reskrim Polsek Manokwari Kota, Polres Manokwari, menangkap dan mengungkap kepemilikan 3 pucuk senjata api, Bripka Joni Erwata Bintara Opsnal Reskrim Polsek Manokwari Kota, Polres Manokwari, menangkap dan mengungkap kepemilikan 3 pucuk senjata api, serta Bripda Ronald Makamur Bintara Opsnal Reskrim Polsek Manokwari Kota, Polres Manokwari, menangkap dan mengungkap kepemilikan 3 pucuk senjata api. (lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed