oleh

Tragis !, Pengusaha Tewas di Depan Istri

JAYAPURA – Kisah tragis menimpa seorang pengusaha bernama Nasrudin alias Acik (45). Warga Arso II Kabupaten Keerom ini meregang nyawa di depan istrinya berinisial VL (25) usai dibegal sejumlah  orang tak dikenal (OTK) saat korban dan istrinya yang menggunakan mobil melintas di Jalan Raya Holtekamp, Senin (28/6) sekitar  pukul 21.30 WIT.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav R. Urbinas kepada wartawan di Mapolda Papua, , Selasa (29/6) membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah melakukan penyelidikan cepat untuk mengungkap dan menangkap pelaku. Untuk sementara motif para pelaku adalah perampokan, tapi semuanya masih kemungkinkan. “Makanya kita bergerak cepat, apa murni perampokan atau ada hal lain. Kita akan cek rute korban dan bukti lain untuk kita kembangkan,” kata Gustav Urbinas. Polisi juga telah melakukan visum luar pada jenazah, terdapat luka benda tajam di tubuh korban.  

PMB OPBJJ-UT Sorong

Kapolresta menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, korban bersama istrinya melaju dari arah Keerom menuju Kota Jayapura menggunakan mobil untuk keperluan berobat ke dokter praktek. Saat  dalam perjalanan pulang ke Arso melalui jalur Holtekamp,  istri korban yang saat itu sedang tidur, tiba-tiba terbangun dan melihat suaminya diancam dengan pisau oleh pelaku  sebanyak 4 orang yang menggunakan kendaraan roda empat. “Tak lama kemudian korban dipaksa keluar dari dalam mobil dan dimintai barang-barang  berharga. Korban menolak, kemudian dianiaya oleh para pelaku dengan menggunakan benda tajam,” jelas Gustav Urbinas.

Dikatakannya, istri korban yang saat itu hendak melindungi korban yang jatuh tersungkur dengan luka pada leher belakang, diancam para pelaku. ”Istri korban terkena benda tajam yang mengakibatkan luka di tangan kanannya. Selanjutnya keempat pelaku melarikan diri menggunakan kendaraan roda empat dengan membawa tas milik istri korban,” terang Kapolres. Dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti di TKP berupa masker, sepatu, puntung rokok, korek api, pinang, uang tunai, botol parfum, tas hitam berisikan KTP, STNK, SIM, ATM BRI, BNI, obat-obatan, sebilah pisau, NPWP dan dompet hitam. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed