oleh

Tolak Pengesahan UU Otsus, Massa Duduki Jalan

MANOKWARI – Massa yang menamakan diri Solidaritas Mahasiswa dan Rakyat Papua berunjuk rasa di ruas jalan depan pintu gerbang kampus Universitas Papua (Unipa), Kamis (15/7). Mereka duduk di badan jalan dan sempat mengganggu arus  kendaraan di Jalan Gunung Salju, Amban. Tampil dalam aksi demo ini, tokoh perempuan, Sayang Mandabayang dengan orasi-orasinya menyerang pemerintah Indonesia. Dia menyebut otonomi khusus (Otsus) telah gagal sehingga harus ditolak.

Dalam aksi yang dikawal puluhan anggota Polres Manokwari di-back-up Brimob Polda Papua Barat ini, Sayang Mandayang beberapa kali menyemangati massa dengan yel-hel Papua merdeka. ‘’Pemerintah, dan TNI, Polri bilang anak Papua adalah Indonesia, saya bilang tidak, kita adalah Papua,’’ kata Sayang Mandayang disambut massa dengan teriakan Papua merdeka.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Massa Solidaritas Mahasiswa dan Rakyat Papua sempat menduduki badan jalan, menyebabkan kendaraan tak bisa lewat. Bakar ban bekas di ruas jalan juga memanaskan situasi. Mereka bernegosiasi agar dapat diizinkan longmarch ke kantor MRP Papua Barat, di Sowi Gunung. Namun permintaan ini ditolak Kapolsek Amban Iptu Juman Simajuntak. Kapolsek beralasan kerumunan tak diperbolehkan saat pandemi virus corona (Covid-19). Lagi pula Manokwari sedang ada Pemberlakun Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sebagai upaya pengendalian Covid-19.

Sejumlah spanduk dan pamflet mewarnai aksi unjuk rasa yang dimulai sejak pagi hingga sore. Beberapa pamflet bertulis, menerima Otsus sama seperti jaga orang pung jodoh, lewat RDP  Rakyat Papua final menolak Otsus di kantor MRP, kosong satu saja saya tolak apalagi Otsus kosong 02, lebih baik selingkuh daripada terima Otsus. Panas terik matahari tak menyurutkan semangat massa untuk terus berunjuk rasa. Tak berhasil menemui anggota MRPPB, mereka mengancam akan melakukan aksi kembali dengan jumlah massa lebih banyak. (lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed