oleh

Togel Bisa Ditindak Tanpa Laporan !

Soal Togel, Wali Kota No Comment

SORONG – Aktifitas togel yang kian menjamur merupakan bentuk kejahatan yang bisa ditindak oleh kepolisian tanpa adanya laporan masyarakat. Demikian dikatakan praktisi hukum Andi Rohandi,SH kepada Radar Sorong, Kamis (22/4).

Andi menjelaskan, togel dikategorikan sebagai perjudian, dan berdasarkan Pasal 1 UU Nomor 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian, menyatakan semua tindak pidana perjudian sebagai kejahatan. Karena itu, kejahatan harus diberantas oleh aparat penegak hukum.  Lebih lanjut Andi menjelaskan, perjudian juga diatur dalam Pasal 303 KUHP. Pasal tersebut mengatur, baik pelaku dalam hal ini aktifitas togel yakni pembeli, bandarnya maupun perekap data , bisa dikenakan pasal 303 KUHP dan diancam pidana  paling lama 10 tahun kurungan penjara.

Andi menyatakan, togel bukan delik aduan sehingga  tanpa adanya laporan dari masyarakat ataupun aduan masyarakat, sementara aktifitas togel terlihat jelas dengan kasat mata,  misalnya lapak penjual judi togel bersama orang yang merekap, bisa langsung ditindak aparat penegak hukum tanpa adanya laporan. ”Kasus perjudian togel ini masuk dalam Pasal 303 dan itu bukan delik aduan, sehingga  ada ataupun tidak adanya laporan dari masyarakat, harusnya polisi menindak praktek perjudian,” tegas Andi Rohandi.

Menurutnya, berdasarkan UU No 2 Tahun 2002 tentang Polri, bahwasanya tujuan fungsi utama kepolisian yakni mengayomi, bukan hanya menindak tetapi mencegah. Sehingga, diharapkan kepolisian dapat bertindak memberantas perjudian agar dapat mencegah tindak pidana yang lain. ”Dampak dari perjudian ini sama seperti miras, ketika orang sudah mabuk maka akan berbuat semena-mena. Sedangkan dalam perjudian togel ini, bila orang mau pasang tapi tidak ada uang bisa mencuri, atau kalah togel bisa berkelahi,” tandasnya.

Andi menegaskan bahwa judi togel tidak bisa dilegalkan di Indonesia karena sudah jelas diatur dalam UU No 7 tahun 1974. “Kenapa tindak kejahatan harus dilegalkan, hal tersebut tidak bisa dilakukan di Indonesia,” tandasnya lagi. Andi menerangkan, togel dikatakan judi lantaran ada keuntungan berlipat, misalnya ketika masyarakat memasang angka dengan jumlah Rp 10 ribu bisa mendapatkan Rp 10 juta. ”Kalau tidak menang, yah uangnya hangus. Bayangkan ribuan orang yang pasang tapi 1 saja yang dapat, yang untung adalah bandarnya. Selain itu, dilihat dari segi Agama, semua agama melarang judi,” tegasnya.

Andi merasa resah melihat kini bukan hanya kaum lelaki yang bermain togel, perempuan pun ikut merumus. Menurut Andi, berdasarkan berita yang ia tonton beberapa kota-kota besar sudah memberatas aktifitas togel, tetapi Kota Sorong terlihat tenang-tenang saja. ”Togel ini sangat meresahkan bagi generasi kita yang akan datang. Dampaknya, generasi muda (anak-anak) bisa mencontohi ini, dan jangan sampai anak-anak pun ikut-ikutan yang awalnya dalam jumlah kecil, kini menjadi besar,” pungkasnya.

Terkait maraknya aktifitas togel di Kota Sorong, Wali Kota Sorong, Drs. Ec Lambert Jitmau,MM yang ditemui saat menemui masyarakat yang melakukan aksi blokade jalan di Jln Jend. Sudirman dekat SPBU Pasar Baru, memilih enggan berkomentar.

Sementara itu, anggota DPD RI dari daerah pemilihan Provinsi Papua Barat, Sanusi Rahaningmas menyatakan, permasalahan togel perlu perhatian khusus dari Pemerintah Kota Sorong maupun kepolisian untuk segera ambil tindakan penutupan bila memang tidak ada izin, karena kehadiran togel sangat meresahkan.  ”Sudah di berbagai tempat saya sampaikan bahwa togel ini betul-betul meresahkan ya, kalau bisa jangan diteruskan-lah, ditutup,” tegasnya.

Sanusi mengingatkan, jangan sampai ada kelompok-kelompok  atau oknum tertentu yang membackup togel dari waktu ke waktu khususnya di tanah Papua Barat atau terlebih khusus di Kota Sorong.

Sekretaris KNPI Kota Sorong, Solaiman Merin juga menyatakan seharusnya ada penertiban khusus dari aparat kepolisian maupun pemerintah sehingga tidak menimbulkan masalah-masalah kecil di masyarakat. ”Togel ini sebenarnya dilarang pemerintah, tapi ada jalur khusus yang bisa masuk. Sehingga kami melihat  harus ditertibkan dengan cara yang baik, berupa pendekatan, pemberian padangan terhadap masyarakat bahwa togel ini ada dampaknya,” paparnya

Ada langkah-langkah yang harus dilakukan untuk membuat masyarakat paham dan kemudian baru ke proses pengurangan pengaruh togel. Solaiman mengatakan sebenarnya togel ini tidak ada manfaatnya, hanya ada wilayah lain pada tingkatan dimana masyarakat meraup keuntungan.  ”Untuk megurangi togel ini harus ada tindakan dari pihak terkait seperti sosialisasi atau pendekatan dan pencerahan sehingga masyarakat paham, tidak langsung main copot saja karena akan berdampak juga. Artinya, memberikan solusi dan jangan menimbulkan masalah,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang OKK DPD KNPI Kota Sorong, M. Saman Bugis mengatakan aktifitas togel di Kota Sorong memang semakin meningkat, hanya saja yang harus di pikirkan adalah konsekuensi jika melakukan suatu tindakan akan bertentangan dengan masyarakat yang suka bermain togel. ”Kami pada intinya, serahkan kepada masing-masing pribadi masyarakat. Kami KNPI tidak bisa mengambil langkah terlalu dalam, kami netral,”ungkapnya.

Bila pihak kepolisian ingin membubarkan togel, Saman Bugis mengatakan silahkan saja. KNPI hanya mengimbau kepada para pemuda maupun masyarakat agar stop, karena aktifitas togel haram. ”Kami tidak melarang ya, kami hanya sebatas memberikan imbauan saja,” pungkasnya. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed