oleh

TNI Berduka, 4 Jenasah Prajurit Tiba di Makorem 181/PVT

-Sorong Raya-13.009 views

SORONG – Setelah menempuh perjalanan dari Kodim 1809 Maybrat, Kabupaten Maybrat- Kota Sorong, 4 jenasah prajurit TNI AD yang gugur dalam insiden penyerangan di Posramil Kampung Kisor Distrik Aifat Selatan, Kamis malam (2/9) sekitar pukul 22.55 WIT tiba di Makorem 181/PVT Kota Sorong. Dalam suasana penuh duka, iring-iringan 4 mobil jenasah yang membawa korban tiba di Makorem selanjutnya peti jenasah diusung dan disambut oleh anggota Korem 181/PVT dengan penghormatan senjata. Selanjutnya keempat jenasah disemayamkan di Aula Makorem 181/PVT.

Empat jenasah yakni Lettu CHB Dirman (Danposramil Kisor), Praka Muhammad Dhirhamsyah , Pratu Sul Asnyari Anwar dan Serda Ambrosius Apri Yudiman, dijadwalkan Jumat (3/9) akan dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing. Diketahui bahwa para personil Posramil Kisor merupakan Satuan Bawa Kendali Operasi (BKO) Koramil Persiapan .

PMB OPBJJ-UT Sorong

Baca Juga : 4 Prajurit TNI Dibunuh, Pangdam Perintahkan Danrem 181/PVT Kejar Pelaku

Prajurit yang gugur berasal dari Kodam XIII/Merdeka. Dalam keterangannya , Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 181/PVT, Mayor Inf Puguh Prandono menjelaskan keempat jenasah dievakuasi dari Kabupaten Maybrat menuju Sorong dengan perjalanan kurang lebih 4 jam.

Direncanakan, keempat jenasah akan diberangkatkan dari Bandara DEO Sorong pada Jumat (3/9) sekitar pukul 13.45 WIT ke tempat asalnya masing-masing. Sesuai dengan kampung halamannya, jenasah Alm. Lettu CHB Dirman (Danposramil) dipulangkan ke Bima Nusa Tenggara Barat, jenasah Alm Praka Muhammad Dhirhamsyah ke Pangkep, Sulawesi Selatan, jenasah Alm Pratu Sul Ansyari Anwar ke Sulawesi Selatan dan jenasah Alm Serda Ambrosius Apri Yudiman, dipulangkan ke Kalimantan Barat.

“Besok diawali dengan upacara militer di Korem 181/PVT, setelah itu bergeser ke Bandara DEO Sorong,”ujar Kapenrem. Menyinggung tentang penghargaan kepada 4 prajurit yang gugur dalam tugas berupa kenaikan pangkat (anumerta), Kapenrem mengungkapkan hal tersebut merupakan kewenangan pimpinan. Namun, karena dalam pelaksanaan tugas pastinya akan ada pertimbangan untuk prajurit yang gugur dalam pelaksanaan tugas. Pasca kejadian yang cukup tragis di Posramil Kisor Distrik Aifat Selatan Kabupaten Maybrat, Kapenrem yang ditanya apakah ada penambahan pasukan , dikatakan untuk sementara belum ada. Diakuinya 2 pleton pasukan ke Kodim Maybrat hanya untuk pengawalan.

“Kita fokuskan saat ini untuk memberangkatkan jenasah ke alamatnya masing-masing,”pungkas Mayor Inf Puguh Prandono.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed