oleh

TMMD Penyuluhan Pencegahan Penyakit Kaki Gajah

-Manokwari-399 views

MANOKWARI-Satgas TMMD (TNI Manunggal Masuk Desa) di Kampung Werpigan, Kabupaten Fakfak menyelenggarakan penyuluhan kaki gajah. Kegiatan penyuluhan ini melibatkan Dinas Kesehatan Kabupten Fakfak.
Kepala Diskes Kabupaten Fakfak, Gondo Suprapto Skm M.Si turun langsung memberi penyuluhan. Dia menjelaskan, filariasis atau kaki gajah adalah pembengkakan tungkai akibat infeksi cacing jenis filaria. Cacing ini menyerang pembuluh getah bening dan ditularkan melalui gigitan nyamuk. Keberhasilan terwujudnya ”Indonesia Bebas Kaki Gajah” ditentukan oleh dukungan semua pihak, baik di jajaran pemerintah maupun seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan swasta dan dunia usaha.
“Strategi pengendalian Filariasis dapat dicegah melalui beberapa tindakan, di antaranya dengan pemberian obat pencegahan Filariasis setahun sekali selama 5 tahun berturut-turut, yang dapat memutuskan mata rantai penularan filariasis,” ujar Gondo.
Usai pelaksanaan sosialisasi, dilanjutkan dengan pemberian obat Filariasis kepada warga . Kegiatan penyuluhan dan pemberian obat filariasis mendapat respos positif dari warga.
Komandan Kompi (Danki) Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 10/Kostrad, Kapten Arm Imam Wahyudi sebagai pendamping pemateri mengatakan, sosialisasi penyuluhan tentang kaki gajah atau Filariasis ini memang harus terus diberikan kepada masyarakat agar penyakit kaki gajah tidak lagi menjadi masalah kesehatan bagi masyarakat.
“Diharapkan kepada seluruh masyarakat Kampung Werpigan, dengan adanya penyuluhan seperti ini, warga dapat memahami tentang bahaya penyakit Filariasis, sehingga menjadi lebih waspada terhadap penyakit tersebut, tentunya dengan lebih meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, yang dimulai dari diri kita sendiri,” ucap Imam dlalam siaran pers Penerangan Kodam (Pendam) XVIII Kasuari.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed