oleh

Tiga Pesan untuk Sekda Maybrat

-Metro-279 views

SORONG- Pengusulan Calon Tunggal Sekertaris Daerah (Sekda) Defenitif Kabupaten Maybrat oleh Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim,MM atas nama Jhony Way ke Gubernur Papua Barat untuk selanjutnya di SK kan menuai respon positif dari kalangan intelektual Kabupaten Maybrat. salah satunya Mantan Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Maybrat periode 2014-2019, Markus Jitmau,S.Sos.

Melalui sambungan telepon seluler (25/6), Markus Jitmau mengemukakan tiga poin penting yang harus diperhatikan dalam melaksanakan tugas sebagai Sekda definitif di Kabupaten Maybrat, yang pertama, bahwa sebagai orang tua dari seluruh ASN di Kabupaten Maybrat harus mampu mengayomi seluruh ASN tanpa membedakan kelompok kepentingan tertentu. 

“Walaupun orang Maybrat tetapi kaka JW (Jhoni Way) adalah pejabat baru di Maybrat sehingga tidak punya konflik kepentingan, sehingga dalam mengorganisir ASN di Kabupaten Maybrat pasti netral, kalaupun ada ya tidak terlalu besar mungkin 10-20 persen saja” ucap Mantan Ketua GMKI Cabang Sorong itu sembari menambahkan, netral yang dimaksudkan adalah melakukan pembinaan dan peningkatan karier ASN itu tidak memandang sub marga atau wilayah tertentu.

Yang kedua, lanjut Jitmau, seorang Sekda juga harus mampu mengayomi seluruh lapisan masyarakat umum, “Tidak boleh memandang soal kelompok A, Kelompok B“ lawan atau kawan, Ayamaru, Aitinyo atau Aifat. Amanah yang diberikan itu untuk melayani seluruh orang A3 di bumi Maybrat” tandasnya.

Selanjutnya yang ketiga, sambung Politisi PDIP itu bahwa, seorang Sekda harus patuh dan loyal kepada pimpinan dan negara. Pimpinan yang dimaksud adalah bupati, wakil bupati dan patuh dan loyal kepada negara yang dimaksudkan adalah bagaimana mengelola manajemen pemerintahan di Kabupaten Maybrat harus patuh dan taat pada ketentuan norma dan aturan perundang – undangan yang berlaku. “Hal-hal yang berkaitan dengan perintah pimpinan atau perintah negara ya, wajib dilaksanakan” tandas mantan Ketua HIPMI Papua Barat itu.

Lanjut Markus, saat ini belum bisa memberikan penilaian bahwa JK sudah bagus dalam mengelola pemerintahan yang ada atau tidak, karena belum resmi melaksanakan tugas jabatan Sekda. Namun dari segudang pengalaman dan prestasi yang dicapai di tanah Papua, harapannya kedepan dapat mendukung bupati dan wakil bupati untuk membangun Kabupaten Maybrat yang lebih baik ke depan.

“Pengalaman sudah banyak, tinggal dibuktikan saja mungkin 6-8 bulan ke depan seperti apa,” imbuhnya. (ris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed