oleh

Tiga Jam, Api Ratakan Pabrik Spon

SORONG – Pabrik spon PT. INKA Sakti yang berlokasi di Jln  Kembang, Km 12 masuk tadi malam (14/6) sekitar pukul 19.00 WIT ludes dilalap ‘Si Jago Merah’. Untung saja tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran ini. Untuk sumber api,  Reskrim Polres Sorong Kota masih melakukan penyelidikan atas  kebakaran yang menghanguskan pabrik spon yang memproduksi kasur, bantal dan lainnya tersebut.

Pantauan Koran ini, api berkobar dengan begitu dasyatnya dan karena pabrik  berisi bahan yang mudah terbakar seperti spon, seketika hanya dalam waktu 3 jam meratakan  bangunan yang terbuat dari besi dan tembok tersebut.   Puluhan mobil tangki air dan mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkam api, bahkan alat berat pun dikerahkan untuk merobohkan dinding pabrik ­sehingga personel pemadam dapat melakukan pemadaman api. 

 Kapolres Sorong Kota, ­AKBP Ary Nyoto Setiawan, S.Ik., MH melalui Kasat Reskrim Polres Sorong Kota, AKP Misbachul Munir, S.Ik , menjelaskan kronologi kebakaran terjadi di gudang kasur spon PT INKA Sakti sekitar pukul 19.00 WIT. Dimana menurut keterangan saksi Vence R (60), pada pukul 19.00 WIT, Ia  sementara sedang makan di dalam bascamp. “Tiba-tiba saksi melihat api yang menyala besar dari atas. Melihat adanya api, saksi kemudian memberitahukan teman-temannya dan me­nyuruh mereka semua ­keluar dari dalam gudang,”jelasnya kepada wartawan, Minggu (14/6).

 Menanyakan terkait penye­bab kebakaran yang menghanguskan bangunan seluas 660 M2 dengan luas lahan 1.000 M2,  Kasat Reskrim mengatakan masih melakukan penyelidikan.  “Kalau kerugian material, pemilik masih menaksir karena pemilik pabrik masih belum bisa menghitung berapa stok kasur yang ada maupun bahan-bahan yang tersedia didalamnya. Mungkin Senin (15/6) baru pemilik bisa menghitung kerugiannya dan untuk korban jiwa tidak ada,”tandas Kasat Reksrim.

  Pantauan Koran ini, sekitar pukul 22.20 WIT, api sudah mulai dipadamkan dan ­tersisa bara-bara kecil yang akan dipadamkan. Di dalam pabrik, sambung Munir terdapat ­banyak bahan spons ­sehingga mudah terbakar dan memicu api untuk menyala dengan cepat.  Salah satu karyawan pabrik spons, Arsyad menga­takan , diduga api berawal dari gardu listrik yang berada di dalam pabrik tersebut. 

  Namun,Ia mengaku  tidak mendengar suara ledakan tersebut. ”Seperti ada kosleting listrik. Kemudian, api muncul dari sudut bagian belakang pabrik dan awalnya api ­menyala kecil saja tapi karena bahan di dalam ini spons sehingga cepat membesar,”terangnya.  Arsyad mengatakan awalnya ketika dirinya hendak pergi ke masjid untuk menunaikan sholat ­tiba-tiba warga berteriak kebakaran sehingga Ia   pun lari dan memanggil temannya yang tinggal di pabrik untuk keluar dan membawa anaknya.

“Saya panggil teman yang tinggal di mess ini dengan anak kecilnya untuk keluar, saya mencoba untuk kasih turun saklar tapi sudah tidak bisa karena api cepat sekali menye­bar,” tuturnya. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed