oleh

Tiga DTW Kabsor jadi Prioritas

-Metro-68 views

Kebutuhan berwisata oleh orang-orang masa kini membuat para stakeholder di bidang pariwisata begitu aktif dalam menggali potensi wisata di sekitar, begitupun halnya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sorong melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sorong, M. L. Malagam, S.Sos. M.Si mengungkapkan bahwa pihaknya masih terus melakukan penggalian potensi-potensi wisata yang ada di Kabupaten Sorong. Setelah digali, selanjutnya potensi tersebut akan dikembangkan semaksimal mungkin agar menjadi di ladang pencaharian yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.

“Potensi selalu kami gali, itu mengapa semakin lama pasti akan ada tempat-tempat wisata baru. Jadi bukan itu-itu saja, hampir tiap tahun pasti ada penambahan,” ujarnya kepada Radar Sorong.

Ia menyebutkan, dari data yang kami miliki, kini tercatat ada sebanyak 165 Daya Tarik Wisata (DTW) yang ada di Kabupaten Sorong. Namun dari jumlah tersebut, saat ini pembangunan untuk pengembangan daya tarik wisata baru difokuskan di tiga tempat. Yakni, di Kampung Malaumkarta Distrik Makbon dan sekitarnya, Kampung Jeflio Distrik Mayamuk dan Kampung Klayili Distrik Klayili.

Alasan mengapa tiga tempat tersebut yang kini diprioritaskan, lanjut Kadis, hal itu sesuai dengan visi misi serta harapan Bupati Sorong, Dr Johny Kamuru SH, M.Si. Menurut Bupati, ketiga tempat tersebut memiliki alam yang masih murni dengan daya tarik wisata yang berbeda.

“Di Kampung Malaumkarta ada pulau Um yang jadi rumah bagi ribuan kelelawar, di Klayili ada sumber air panas yang belum tentu dapat ditemukan di daerah lain, dan di Jeflio kita dapat menikmati keindahan kawasan hutan mangrove dan ekosistem di dalamnya. Jadi tiga destinasi ini punya keunikan masing-masing yang memang harus dikembangkan,” jelasnya.

Keseriusan pengembangan daya tarik wisata di tiga lokasi tersebut sudah dilakukan dengan menyediakan fasilitas penunjang kegiatan pariwisata di DTW Kampung Malaumkarta dan Kampung Klayili. Sementara di Kampung Jeflio, dibangun fasilitas jalan setapak yang nantinya digunakan untuk mengantarkan wisatawan hingga tiba di kampung tersebut.(ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed