oleh

Tewas Ditikam di Leher

SORONG – Hanya dalam waktu enam jam, jajaran Polres Sorong Kota berhasil meringkus pelaku penikaman yang mengakibatkan warga berinisial SR tewas. Pelaku yang identitasnya dirahasiakan, berusia 20 tahun dan berjenis kelamin laki-laki. Korban SR merupakan salah satu karyawan swasta yang ditemukan meninggal dunia di depan gorong- gorong samping pangkalan ojek Jalan Hasanudin depan  Masjid Al- Jihad Klademak 2, Minggu (3/5) dini hari sekitar pukul 03.00 WIT.

Saat ditemukan, SR menggunakan kaos dan celana pendek dalam posisi tengkurap dan luka tusukan di leher bagian depan. Sekitar pukul 04.54 WIT, jenasah korban dievakuasi ke mobil patroli dan selanjutnya dibawa ke RSUD Sele be Solu.

Pantauan Radar Sorong, pencarian pelaku penikaman melibatkan anjing pelacak di seputaran RRI, Klademak 2. Terlihat 3 truk anggota Brimob dan anggota kepolisian dikerahkan untuk melakukan pengamanan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) guna mengantipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Sebab, terlihat pangkalan ojek pun tidak luput menjadi sasaran pelampiasan warga. 

Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan,S.IK,MH menjelaskan, kronologi kejadian berawal ketika pukul 03.00 WIT, Minggu (3/5), sekelompok masyarakat sedang pesta miras, dan tiba-tiba terjadi penikaman terhadap SR hingga meninggal dunia. Pelaku penikaman berjumlah 1 orang dan sudah diamankan. “Setelah mendapatkan laporan, tim kita langsung bergerak melakukan pencarian dan pemeriksaan terhadap beberapa saksi,” jelas Kapolres Sorong Kota kepada Radar Sorong, kemarin

Kapolres mengakui, imbas kejadian penikamanan, sempat terjadi aksi dari beberapa oknum masyarakat, pihaknya mengamankan dan menghimbau kepada masyarakat untuk kembali ke rumah. Kapolres meyakinkan bahwa proses hukum telah berjalan dan jajarannya telah melakukan pemeriksaan dan penyelidikan pelaku.

Dirinya pun telah menyampaikan kepada kepala suku asal korban dan tokoh pemuda yang mendatangi Polres Sorong Kota. Kapolres memastikan bahwa kejadian tersebut sudah ditangani pihaknya. Karena itu, Kapolres meminta agar tidak ada gerakan tambahan yang bisa memperkeruh suasana. “Saat ini situasi di sekitar TKP berangsur kondusif. Saya menghimbau kepada masyarakat Kota Sorong, mengingat di sini banyak suku-suku, sehingga saya harapkan tidak terprovokasi dengan kejadian ini,” ucap Kapolres seraya menambahan dirinya pun ikut berduka atas kejadian tersebut.  Informasi yang diperoleh Radar Sorong, setidaknya 2 saksi berinisial M dan NA diperiksa polisi demi kepentingan penyidikan kasus pembunuhan SR.  (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed