oleh

Tes Antigen Acak di Bandara DEO Sorong

SORONG-Guna meningkatkan pengawasan, Satgas Covid-19 Kota Sorong bersama Bandara DEO Sorong dan KKP melakukan tes antigen ulang kepada pelaku perjalanan yang datang ke wilayah Kota Sorong di Bandara DEO Sorong, Rabu (30/6).

Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Sorong, Herlin Sasabone kepada Radar Sorong, mengatakan, Satgas Covid-19 bersama pihak Bandara DEO dan KKP melaksanakan tes antigen acak bagi penumpang pesawat yang berasal dari wilayah Barat antara lain Jakarta, Makassar, dan penumpang dari wilayah Papua dan Papua Barat.

PMB OPBJJ-UT Sorong

“Pemeriksaan tes antigen secara acak kepada penumpang ini merupakan ide dari Kepala Bandara DEO Sorong yang kemudian disepakati bersama bahwa pelaksanaan pemeriksaan itu dilakukan mulai hari ini,” katanya.

“Jadi rapid antigen semua disiapkan oleh pihak Bandara dan KKP. Kemudian dalam pelaksanaannya di back up oleh Satgas Covid-19 Kota Sorong,” sambungnya.

Herlin juga mengatakan, pemeriksaan antigen secara acak kepada penumpang yang berkunjung ke Kota Sorong diambil dari 18 penumpang dan dari 18 sampel yang diambil acak tersebut, hasilnya negatif. Pemeriksaan ini dilakukan sesuai ketersediaan rapid antigen yang berjumlah 100.

“Kami lakukan pemeriksaan sesuai dengan rapid antigen yang ada. Kebetulan kami sediakan 100. Dan hari ini 18 sudah kami lakukan pemeriksaan, sehingga besok lagi akan dilakukan lagi hingga stoknya habis,” ungkapnya.

Ia berharap kepada masyarakat pelaku perjalanan yang datang ke wilayah Kota Sorong bisa menerima, ketika kemudian secara acak petugas akan minta kesediaan mereka untuk melakukan pemeriksaan atau rapid ulang. 

“Sekali pun mereka  mungkin sudah melengkapi perjalanan mereka dengan surat rapid yang ada seperti antigen. Ini bagian dari upaya kita untuk melakukan penanganan kepada Covid-19. Kita mencoba untuk mengatasi penyebarannya, sehingga kita harapkan para pelaku perjalanan bisa bekerja sama bersama kita untuk dapat diperiksa kembali rapid antigen,” ujarnya.

Salah satu penumpang mengaku awalnya menolak karena telah mengantongi hasil rapid antigen yang negatif. Namun, tuk mendukung pemerintah dalam memutuskan mata rantai penyebaran covid-19, maka ia menerima diperiksa kembali.(zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed