oleh

Tersangka Penikaman Dilumpuhkan

JAYAPURA – Aparat Polres Jayawijaya melumpuhkan NW  (35), tersangka penikaman Dery Datu Padang (30), pekerja bangunan yang tewas ditikam di kawasan Jalan Ahmad Yani Pasar Woma, Sabtu (12/10) lalu. Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab dalam press conference di Mapolres Jayawijya, Kamis (17/10) mengungkapkan, NW (35) dilumpuhkan di Jl Trans Kimbim Kampung Piramid  Distrik Piramid, Kamis (17/10) dini hari.

Kapolda menjelaskan,  penikaman yang dilakukan tersangka NW diduga dilatarbelakangi  balas dendam. Menurut pelaku, saat rusuh  23 September lalu, salah satu anggota keluarganya ikut menjadi korban. “Motifnya, dia membalas dendam atas kejadian sebelumnya dengan menghempaskan kemarahan ke sembarang orang, ini yang menimbulkan masalah,” ungkap Kapolda.

Jenderal bintang dua di pundaknya ini mengatakan, atas perbuatannya,  tersangka dijerat Pasal 338 tentang pembunuhan berencana, subsider Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang.

Penyidik Polres Jayawijaya telah memeriksa empat orang saksi, mengamankan barang bukti hasil visum,  satu unit sepeda motor milik pelaku, sebilah pisau bergerigi muka belakang yang digunakan menghabisi korban.  “Mudah-mudahan pengungkapan ini bisa merembet ke pengungkapan lainnya, namun ini memang prioritas Panglima TNI dan Kapolri,” kata Paulus Waterpauw.

Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Jayawijaya, Yohanes Tuku mengapresiasi pengungkapan yang dilakukan aparat. Batas waktu seminggu yang diberikan IKT ternyata dalam waktu lima hari sudah terungkap. “Kami mengapresiasi kerja kepolisian yang telah berhasil mengungkap pelaku. Kepada seluruh warga bahwa sudah saatnya menyimpan seluruh sajam dan tidak dibawa ke tempat-tempat umum,” ujarnya. Ia berharap secepatnya dilakukan pertemuan bersama seluruh tokoh adat dan tokoh masyarakat serta menggelar adat patah panah untuk mengakhiri konflik di Jayawijaya. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed