oleh

Tersangka Korupsi Pusling Tambrauw Segera Ditetapkan

-Metro-60 views

SORONG-Perbuatan melawan hukum pada kasus dugaan korupsi pengadaan Puskesmas Keliling (Pusling) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tambrauw tahun 2016 sudah mulai nampak. Hal tersebut diungkapkan Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sorong, Khusnul Fuad, SH, Rabu  (14/7).

  Menurut Kasi Pidsus, perbuatan melawan hukum atau penyimpangan pada kasus pengadaan barang dan jasa pada Pusling Tambrauw sudah mulain nampak. Bahkan, BPKP sudah mulai melakukan perhitungan kembali dan saat ini penyidik Kejaksaan Negeri Sorong masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara.

PMB OPBJJ-UT Sorong

  “Berbicara masalah perbuatan melawan hukum dalam kasus ini sudah mulai Nampak, bahkan BPKP juga sudah melakukan perhitungan kembali dan saat ini kami hanya menunggu hasil perhitungan yang sebelumnya pernah dikeluarkan namun digugurkan dengan putusan Praperadilan,”jelasnya kepada awak media, seraya menambahkan penyimpangan dan perbuatan melanggar hukum memang ada, salah satunya dari sisi pengadaan barang dan jasa.

  Diakui Kasi Pidsus pihaknya beberapa waktu lalu telah melakukan pemeriksaan kepada dua orang saksi yakni PT selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang dicecar 35 pertanyaan terkait kapasitas yang bersangkutan selaku KPA dalam pengadaan barang dan jasa untuk Puskesmas Keliling perairan berupa speed boat, dan OB selaku PPK dicecar 35-40 pertanyaan terkait pengadaan Puskesmas Keliling perairan.

  “Kami juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap panitia pengadaan yang berjumlah 3 orang, kami sudah meminta keterangan dari KSOP terkait masalah perkapalan. Masih ada beberapa saksi yang belum memberikan waktu untuk hadir dalam pemeriksaan, namun panggilan sudah kami layangkan,”ungkapnya.

  Kasi Pidsus menambahkan alasan ketidakhadiran saksi-saksi tersebut katanya melihat kondisi saat ini telah memberlakukan PPKM, sehingga menjadi salah satu faktor penghambat beberapa pemerintah daerah yang menerapkan 50 persen pegawai untuk masuk kantor.“Tetapi, kami dari tim penyidik akan tetap membuat panggilan lagi,”pungkasnya.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed