oleh

Terkendala Rekening, Penyaluran BSU Belum Maksimal

-Ekonomi-120 views

SORONG – Penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang diberikan oleh Kementrian Ketenagakerjaan kepada karyawan atau pekerja dengan gaji dibawah Rp 5.000.000 hingga kini belum maksimal. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua Barat, Mintje Wattu saat dikonfirmasi media juga membenarkan hal tersebut.

“Sampai akhir tahun ini, di Papua Barat hampir 100 persen, tapi belum mencapai 100 persen. Kami terkendala nomor rekening yang didaftarkan, ada yang sesuai identitas peserta tetapi ternyata nomor rekeningnya sudah mati. Ada juga yang memberikan nomor rekening milik suami atau istri, ini tidak bisa kami berikan, karena aturannya harus ke nomor rekening pribadi atas nama peserta dan masih aktiv,” terang Mintje.
Dikatakannya, bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang terkendala karena nomor rekening, maka BSU- nya sementara di hold dan akan disalurkan sekaligus dengan BSU tahap berikutnya jika peserta sudah memberikan nomor rekening yang sesuai.

“BSU diberikan sebesar Rp 600 ribu per bulan sejak September, namun penyalurannya diberikan setiap 2 bulan sekali. Tahap 1 untuk bulan September-Oktober senilai Rp 1,2 juta, tahap 2 untuk bulan November-Desember Rp 1,2 juta. Jadi yang terkendala karena masalah nomor rekening, akan disalurkan di tahap berikutnya dengan diakumulasikan totalnya Rp 2,4 juta,” jelas Mintje.
Dirinya menambahkan, berdasarkan penyampaian Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, bahwa BSU ini direncanakan akan diperpanjang di tahun 2021. Oleh karenanya, Mintje berharap untuk peserta yang belum mendaftarkan diri dapat segera melapor di tahun depan.

“Ada kemungkinan BSU akan diperpanjang di tahun 2021, ini sudah diperjelas oleh Kementrian Ketenagakerjaan. Sehingga yang belum terdaftar, mari segera ajukan supaya bisa menerima hak BSU juga seperti yang lainnya,” tandasnya. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed