oleh

Terima SK, Lambert Optimis Golkar Lebih Baik

JAKARTA – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat, Drs Ec. Lambert Jitmau,MM optimis akan membuat Golkar se-Papua Barat lebih baik lagi. Pernyataan tersebut disampaikannya setelah menerima Surat Keputusan (SK) DPP Partai Golkar tentang Susunan dan Personilia Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat masa bhakti 2020–2025 yang diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewijk Freidrich Paulus di Kantor DPP Partai Golkar Jakarta Barat, Jumat (23/4).

Sekjen Partai Golkar, Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan, penyerahan SK ini sebagai simbol bahwa hasil dari musyawarah daerah lalu yang dibentuk oleh formatur terkait dengan susunan personil dan pengurusan itu sudah sah secara hukum. ”Sehingga mereka secara legal sudah bisa melakukan kegiatan termasuk dari surat keputusan (Skep) tadi sudah bisa digunakan untuk pengajuan bantuan APBD dari Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat,” katanya. ”Kita ketahui ada bantuan dari parpol berbeda-beda memang setiap provinsi.  sehingga itu sudah bisa digunakan karena saya sudah memberikan otentikasi tentang skep ini,”­ sambungnya.

Sekjen berharap dengan keluarnya skep ini, maka konsolidasi organisasi dari Partai Golkar Provinsi Papua Barat dan tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Papua Barat segera terlaksana dengan baik.

”Karena mereka harus segera mengkonsolidasikan organisasi di kabupaten-kota selanjutnya kecamatan, selanjutnya desa di Papua Barat, sehingga diharapkan dengan demikian mereka secara organisasi telah siap,” tegasnya.

Selain itu lanjut Sekjen Golkar, dengan diserahkannya SK, maka DPD Golkar Provinsi Papua Barat telah diberikan wewenang untuk mengeluarkan kartu anggota Partai Golkar yang yang berbasis KTP elektronik. Diharapkan dengan adanya struktur kepengurusan yang baru ini, mereka segera merekrut kader-kader baru, sehingga pada gilirannya Partai Golkar siap menghadapi pemilihan presiden dan pemilihan anggota legislatif tahun 2024. ”Dan pilkada yang insya Allah akan dilaksanakan pada November 2024. Jadi secara kader kita siap, dan tentunya harus dibina dan dididik,” tandasnya.

Lodewijk mengatakan, Partai Golkar Provinsi sudah mempunyai Golkar Institute yang akan membekali Putra-putri daerah untuk menjadi politisi yang tangguh, yang mampu membuat kebijakan publik dan menjadi komunikator yang tangguh dalam hal berkomunikasi dengan masyarakat. ”Itu makna skep yang diberikan hari ini,” ujarnya.

Menurutnya, proses terpilihnya Lambert Jitmau sangatlah panjang. “Artinya, beliau secara alami telah melalui suatu proses dan tentunya dilihat dari track record beliau sebagai pejabat publik, track record beliau sebagai pemimpin organisasi, kemudian di Golkar ada namanya PDLT, prestasi beliau seperti apa,  dedikasi beliau, loyalitas beliau dan tentunya hal-hal yang membuat beliau tidak tercela. Nah, itulah track record yang kita telusuri, sehingga Pak Lambert Jitmau kemarin terpilih secara sah, secara mufakat, secara aklamasi untuk memimpin Partai Golkar di Provinsi Papua Barat,” pungkas anggota Komisi 1 DPR RI ini.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Golkar Provinsi Papua Barat, Drs.Ec.Lambert Jitmau,MM yang menerima SK sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat, mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan semua kader Golkar yang telah mendukungnya. ”Terima kasih kepada Tuhan, terima kasih kepada Ketum, terima kasih kepada semua yang ada di DPP dan di Provinsi Papua Barat. Tuhan tidak keliru, Tuhan tetapkan sesuatu pada umatnya, Tuhan melihat hati seseorang akhirnya memberikan sesuatu, biar manusia mau buat apa, Tuhan hanya melihat umatnya yang terbaik,” tegasnya.

Usai menerima SK, Lambert Jitmau mengatakan apapun yang berkaitan dengan Golkar daerah tingkat 1 Provinsi Papua Barat, ia akan gunakan kewenangan penuh untuk program kerja Partai Golkar Provinsi Papua Barat hingga 5 tahun ke depan, terlebih dengan pengalamannya sebagai Ketua DPC Partai Golkar Kota Sorong dan Wali Kota Sorong.  ”Buku pintar sudah diserahkan ke saya dan saya akan melihat itu secara baik. Program-program yang ada di setiap daerah tingkat 2, tentunya tidak beda yang selama ini terjadi di Kota Sorong,” ucapnya. ”Saya punya pengalaman, saya punya strategi, yang selama ini saya lakukan di Kota Sorong dan saya akan transfer di Provinsi Papua Barat. Saya berhasil kok di Kota Sorong, sehingga keberhasilan itu yang akan saya bawa ke Provinsi Papua Barat,” sambungnya.

Ditambahkannya, tantangan demi tantangan dihadapinya dengan senyumam selama 1 tahun 3 bulan terakhir ini, dan hari ini adalah jawaban terakhir untuk semua perbedaan yang terjadi.  ”Saya mohon dengan sangat, pengurus DPD tingkat 2 kita tetap rapatkan barisan untuk melihat Golkar terus ke depan. Tanggalkan perbedaan persepsi,” pungkasnya. (zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed