oleh

Tenaga Fasilitator PMBA dapat Pelatihan

Untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan bagi petugas kesehatan tenaga fasilitator Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) Puskesmas se-Kaimana, maka Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kaimana menggelar pelatihan tenaga fasilitator.
Pelatihan yang dilakukan selama dua hari, mulai Jumat 28 Agustus sampai dengan Sabtu 29 Agustus, berlangsung di Kaimana Beach Hotel (KBH).
“Kegiatan dari Dinas Kesehatan ini dalam rangka peningkatan kapasitas petugas Puskesmas khusus untuk tenaga fasilitator pemberian makanan bayi dan anak,” terang Kasubag Perencanaan dan Pelaporan Dinkes Kaimana Arnol Elias Thie, kepada wartawan usai penutupan acara pelatihan, Sabtu (29/8).
“Kegiatan ini kami laksanakan karena masyarakat belum memahami pola pemberian makanan kepada anak dan bayi. Artinya pola ini harus sesuai, tentang ketepatan jumlah makanan yang harus diberikan kepada bayi dan anak,” lanjut Arnol.
Menurut mantan Kepala Puskesmas Teluk Arguni ini, pola pemberian makanan kepada bayi dan anak merupakan salah satu penentuan anak menjadi stunting atau tidak. Menurutnya pula, berdasarkan data dari WHO, salah satu tingkat kematian anak disebabkan karena pola pemberian makan yang tidak sesuai dengan aturan.
Dengan adanya itu pelatihan ini adalah sebagai langlah mempersiapkan para fasilitator PMBA Puskesmas, kiranya dapat mempublikasikan kepada masyarakat sehingga dapat mengatasi stunting, dan juga mengurangi tingkat kematian pada anak dan bayi.
“Pola pemberian makanan bayi dan anak itu harus sesuai dengan aturannya. Makanan apa saja yang diberikan berapa banyak dan lain-lain. Karena menurut laporan WHO, 50% anak-anak meninggal karena masyarakat kurang memperhatikan pola pemberian makanan,” ujar Arnol. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed