oleh

Tarawih Wajib Terapkan Prokes

KAIMANA – Sejak Senin (12/4) malam seluruh umat muslim di Indonesia termasuk di Kabupaten Kaimana telah melaksanakan salat tarawih secara berjamaah di masjid maupun langgar. Dimulainya salat tarawih secara berjamaah, karena pemerintah pusat telah menetapkan satu Ramadhan hjatu pada, Selasa (13/4).

Pelaksanaan salat tarawih berjamaah dibolehkan oleh pemerintah daerah, asalkan tetap menerapkan protokol kesehatan atau prokes, karena wabah COVID-19 secara global belum dinyatakan berakhir.  “Pemerintah pusat telah menetapkan satu ramadhan pada hari ini. Itu artinya kita semua sudah melaksanakan salat tarawih secara berjamaah di masjid-masjid. Namun pelaksanaan salat tarawih tetap memperhatikan prokes,” jelas Ketua PHBI Kabupaten Kaimana, Safar Furuada ketika dikonfirmasi melalui saluran teleponnya, Selasa (13/4).

Safar menghimbau kepada pengurus masjid untuk menyiapkan sarana penunjang protokol kesehatan kepada para jamaah masjid. Sehingga pelaksanaan salat wajib maupun salat sunah tarawih, tetap mematuhi protokol kesehatan.  “Artinya, sebelum jamaah masuk kedalam masjid minimal cuci tangan dan wajib menggunakan masker. Jamaah masjid, kiranya bisa menyediakan tempat cuci tangan maupun masker kepada para jamaah yang kebetulan tidak membawah masker,” ujarnya.

Pantauan Radar Sorong di beberapa masjid di Kaimana, meski jarak salat sudah seperti biasa, namun protokol kesehatan masih diberlakukan, para jamaah sebelum masuk ke masjid wajib menggunakan masker oleh petugas masjid. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed