oleh

Tapal Batas, Kedua Kabupaten Bertemu Kemendagri

-Sorong Raya-572 views

KAIMANA – Penyelesaian tapal batas atau batas wilayah administratif antar Kabupaten Kaimana dengan Kabupaten Teluk Wondama terus diupayakan untuk mencapai titik temu, guna menyepakati batasan resmi antar kedua kabupaten tersebut yang disahkan secara hukum. 

Maka belum lama ini, kedua kabupaten tersebut telah melakukan pertemuan dengan pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam hal ini, Bidang Administrasi Kewilayaan yang dilaksanakan di Bogor, Jawa Barat. Dari hasil pertemuan tersebut disepakati dengan penandatanganan berita acara, antara perwakilan kedua Kabupaten. 

“Kami kurang lebih seminggu lalu ada pertemuan, dengan pihak Kemendagri dalam hal ini bidang administrasi kewilayaan. Kami bersyukur dalam pertemuan dengan pihak Kabupaten Wondama berjalan baik, tanpa ada gesekan. Karena mereka juga memahami baik tentang regulasi, sehingga didalam penyelesaian dan penegasan batas wilayah kami sudah sama – sama sepakat dengan ditindak lanjuti. Yang ditandai dengan penandatanganan berita acara,”Jelas wakil Bupati Kaimana Ismail Sirfefa, S. Sos kepada wartawan di Kaimana, Rabu (16/10). 

Dikatakan, jika penandatanganan berita acara ini merupakan embrio untuk selanjutnya diterbitkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri). Tentang penegasan batas wilayah administrasi antara Kabupaten Kaimana dan Kabupaten Wondama. 

“Itu yang sudah kami lakukan, namun dalam arahan Kemendagri melalui Dirjen administrasi kewilayaan, yang menyatakan bahwa Permendagri tersebut akan ditanda tangani oleh Mendagri yang baru nantinya. Sehingga kami harus menunggu kapan regulasi itu turun ke kami,”Katanya. 

Wabup Ismail juga dalam keterangannya mengatakan, untuk penyelesaian tapal batas antara Kabupaten Kaimana dengan Kabupaten Teluk Bintuni. Sudah diselesaikan secara internal serta dicapai kata sepakat untuk beberapa titik. 

“Kemudian tanggal 31 September lalu, kami sudah melakukan pertemuan dan kami berharap tidak ada masalah. Kita memang dulu ada batas administratif secara jelas, tujuannya agar tidak ada keselapahaman antar kedua Kabupaten guna menyukseskan pembangunan di kedua Kabupaten ini,”ujarnya. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed