oleh

Takbir Keliling Ditiadakan

SORONG – Sesuai Surat Edaran Kantor Kementerian Agama Kota Sorong, Selasa (4/5) terkait paduan pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah Tahun 2021, pelaksanaan takbir keliling di wilayah Kota Sorong ditiadakan. Ditiadakannya takbir keliling, mengacu pada Keputusan Presiden RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19, yang ditindaklanjuti melalui SE Menteri Agama RI Nomor 03 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri Tahun 1442 hijriah. 

Selain itu, juga didasarkan pada hasil koordinasi Satgas Penanggulangan Covid-19, Kapolres Sorong Kota, Dandim 1802 Sorong, Majelis Ulama Indonesia, Ormas Islam dan BKM tertanggal 30 April 2021 terkait pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1442 hijriah di Kota Sorong, dengan ketentuan : Pertama, pelaksanaan takbir keliling ditiadakan,  dilaksanakan di masjid masing-masing dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Kedua, pelaksanaan salat Idul Fitri hanya dapat dilaksanakan pada masjid terdekat dengan ketentuan pengurus masjid wajib melakukan penyemprotan disinfektan sebelum pelaksanaan salat, menyiapkan hand sanitizer, menyiapkan masker dan pelaksanaan khutbah 15 hingga 20 menit.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Sementara itu, meski masih dalam tahap pembangunan, Masjid Raya Al-Akbar Kota Sorong tetap digunakan untuk menyelenggarakan salat Idul Fitri yang direncanakan dilangsungkan di lantai 1 yang telah selesai di cor, dan lantai 2.  “Dua lantai mampu menampung 1.000 jamaah. Bagian sudut-sudut masjid masih terdapat material bangunan, sehingga kita tidak  menggunakan keseluruhan masjid,” jelas Tito, staff BKM Masjid Raya Al-Akbar Sorong, kemarin.

Karena kondisi lantai Masjid Raya yang baru disemen, belum menggunakan keramik, Tito mengatakan pihaknya di BKM Masjid Raya menyiapkan terpal dan spanduk alas lantai. Selain lantai 1 dan 2, bila jamaah banyak, halaman masjid juga bisa dimanfaatkan, sehingga kemungkinan jalan raya akan ditutup untuk dijadikan tempat parkir kendaraan. “Jamaah wajib membawa sajadah atau karpet masing-masing, serta menerapkan protocol kesehatan yang ketat,” jelasnya.

Sementara itu, Polres Sorong Kota mulai membangun pos-pos terpadu pelayanan pengamanan jelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah di sejumlah titik keramaian, salah satunya di Taman Sorong City, Selasa (4/5). Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan, S.Ik.,MH menjelaskan pihaknya akan membuat Pos terpadu di titik-titik keramaian salah satunya adalah Taman Sorong City. 

Waka Polres Sorong Kota, Kompol Eko Yusmiarto,S.IK menjelaskan, pos terpadu pelayanan pengamanan hari raya Idul Fitri dipusatkan di beberapa titik keramaian di Kota Sorong seperti Pelabuhan, Bandara DEO, Taman Sorong City. “Kami juga membangun pos terpadu di pusat perbelajaan seperti Ramayana Mall, Saga Mall, Mega Mall dan tempat perbelanjaan lainnya,” jelasnya kepada Radar Sorong, kemarin.

Dikatakannya, pos terpadu untuk memberikan pelayanan keamanan menjelang perayaan hari Raya Idul Fitri maupun saat pelaksanaan Idul Fitri 1442 hijriah. Akan tetapi, dalam pelayanan keamanan ini pihak kepolisian maupun yang lainnya bertindak berbeda dengan pelayanan keamanan biasanya. Wakapolres mengatakan, pelayanan keamanan ini bukan mengamankan masyarakat yang merayakan hari raya Idul Fitri, tetapi hanya untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 dan pergerakan orang serta keramaian. “Jadi kalau dulu kami mengamankan orang yang kegiatan keramaian, kalau sekarang kami amankan agar tidak melakukan kegiatan keramaian. Saya mengimbau agar masyarakat mudiknya di rumah saja dan melaksanakan perayaan Idul Fitri bersama keluarga di rumah,” pungkasnya. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed