oleh

Tak Berizin, Acara Pernikahan Ditertibkan

SORONG – Acara pernikahan pengantin berinisial S dan D yang dilangsungkan di gedung ACC Kota Sorong, Sabtu  (20/2), sekitar pukul 12.00 WIT ditertibkan oleh petugas Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 dan Personel Polres Sorong Kota lantaran tidak memiliki izin pelaksanaan kegiatan.

Pantauan Radar Sorong, Tim Satgas Covid-19 Kota Sorong didampingi personel Polres Sorong Kota, menemui pihak keluarga dan panitia pengelenggaraan kegiatan berserta pengelola gedung ACC Al Akbar Sorong, mempertanyakan surat izin penyelenggaraan kegiatan. Namun, baik pihak keluarga dan pengelola Gedung AAC tidak memiliki Surat Izin, sehingga Satgas Covid-19 akhirnya memberikan teguran keras.

Selain memberikan teguran, Satgas Covid-19 juga meminta pihak keluarga serta pengelola Gedung ACC Al Akbar Sorong  mempertanggung jawabkan kegiatan tersebut dengan datang ke Sekertariat Satgas Covid-19 pada Senin (22/2) nanti. Beruntung, acara tersebut tidak langsung dibubarkan, melainkan hanya mengubah pengaturan jumlah tamu undangan yang masuk ke dalam gedung. Kursi-kursi tamu yang sebelumnya tertata rapi dengan jumlah ratusan, dibongkar dan hanya disisakan 50 kursi.

Koordinator Lapangan Tim Satgas Covid-19 Kota Sorong, Fenti H. Talane saat menemui pihak keluarga menjelaskan bahwa kegiatan mengumpulkan atau mengundang massa di wilayah Kota Sorong tidak bisa diselenggarakan tanpa izin Satgas Covid-19. Namun karena sudah terselenggara sehingga Tim Satgas Covid-19 Kota Sorong memberikan sedikit keringanan, acara tetap berlangsung namun kapasitas tamu undangan yang masuk ke dalam gedung dikurangi (hanya 50 orang).  “Tamu undangan juga masuknya bertahap, setiap 50 tamu undangan akan masuk bergantian selama 2 jam saja. Jadi tidak bisa semua tamu undangan masuk langsung,” jelasnya kepada pihak keluarga.

Diakui Fenti, kegiatan pelaksaan resepsi pernikahan tersebut memang tidak mengantongi izim dari Satgas Covid-19 Kota Sorong. Oleh sebab itu,  Satgas Covid-19 mengambil kebijakan melalui pimpinan untuk kegiatan tetap dilaksanakan namun protokol kesehatan tetap diterapkan dimana tamu undangan yang masuk hanya 50 orang. “Tetap dijalankan dengan kapasitas undangan 50 orang dan menjaga jarak sesuai protokol kesehatan. Setelah kegiatan ini, pihak panitia keluarga dan pemilik gedung ACC menghadap ke pimpinan Satgas untuk mempertanggung jawabkan pelaksanaan kegiatan tersebut,” tegasnya. 

Selama ini sambung Fenti, pelaksanaan  kegiatan di Kota Sorong, wajib menyertakan izin secara tertulis dari Satgas Covid-19, dimana dalam izin tersebut akan ada ketentuan-ketentuan yang harus dilaksanakan. Sementara itu, pihak keluarga meminta maaf lantaran tidak memiliki izin dan berjanji akan segera menghadap ke Satgas Covid-19 Kota Sorong. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed