oleh

Sulap Motor Dinas Jadi Perpustakaan Keliling

-Metro-82 views

AIMAS-Guna meningkatkan minat baca anak-anak, seorang Bhabinkamtibmas Kelurahan Malasom Aipda La Dauwi, SH, MH menyulap motor dinasnya menjadi perpustakaan keliling. Kisah inspiratif ini rupanya kini jadi rutinitas yang sangat digemarinya. Ketika ditanya kenapa menggunakan motor, alasannya sederhana sekali. Supaya mudah dibawa blusukan ke kampung-kampung yang hanya memiliki akses jalan setapak.

Ide menghadirkan perpustakaan keliling tersebut, kata La Dauwi, berangkat dari rasa prihatinnya terhadap kondisi anak-anak yang buta aksara dan minim minat baca, khususnya anak-anak asli Papua. Alasan lainnya, karena  melihat anak-anak yang tak ada kegiatan selama pandemi Covid-19.

“Dari keprihatinan itu, saya kemudian berfikir bagaimana caranya minat belajar anak-anak bisa tumbuh, kemudian muncullah ide perpustakaan keliling itu. Akhirnya saya mulai membuat lemari atau books yang bisa saya letakkan di bagian belakang motor. Jadi lemari itu isinya full buku semua, kemudian bisa dibawa keliling,” terang La Dauwi.

Setelah motor dilengkapi dengan rak buku, La Dauwi kemudian mengumpulkan buku-buku koleksi pribadinya untuk dijadikan bahan belajar. Selain itu, dirinya juga berupaya mencari buku-buku lain serta alat bantu edukasi lainnya dari berbagai sumber, baik masyarakat maupun mahasiswa. Dalam proses belajar, La Dauwi juga ditemani oleh dua orang relawan mahasiswa yang aktif juga membantu proses belajar anak-anak.

“Tujuan utama saya adalah Kampung Usili, karena disini mayoritas OAP. Dan anak-anak disini sangat memiliki keterbatasan sarana dan prasarana belajar. Itulah mengapa hati saya terpanggil untuk melayani mereka,” ujarnya.

Selaku Bhabinkamtibmas dia berharap bisa menjadi sahabat bagi anak-anak, sehingga hubungan terjalin semakin erat, dan yang terpenting supaya kedatangannya selalu dinantikan oleh anak-anak Kampung Usili.

Ide perpustakaan keliling tersebut juga sangat didukung oleh Kapolres Sorong AKBP Robertus Alexander Pandiangan, S.IK, MH. Menurut Kapolres, ide tersebut terbilang sangat kreatif. Hal tersebut menjadi gagasan baru yang perlu dicontoh oleh semua anggota Polres Sorong. Untuk mengapresiasi gagasan dan tindakan Aipda La Dauwi tersebut, Kapolres juga ikut menyumbangkan ratusan buku bacaan guna menambah koleksi bahan bacaan bagi anak-anak Kampung Usili. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed