oleh

Status ‘Jempur’ Tunggu Hasil Swab

SORONG – Beredarnya stigma di kalangan masyarakat terkait status Jembatan Puri (Jempur) yang diduga saat ini berada dalam zona merah karena adanya dugaan satu kasus positive Covid-19, dibantah oleh Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Ruddy R. Laku. Ruddy menghimbau masyarakat menunggu pernyataan resmi dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong. 

Ruddy menyatakan, akan lebih baik untuk menunggu pengumuman hasil pemeriksaan swab pada hari Minggu (15/5), sehingga pihaknya baru bisa menetapkan situasi di Jembatan Puri tersebut. “Tunggu saja dari Tim Satgas, karena kami akan menetapkan suatu lokasi tergantung pada data. Dan sampai saat ini kami pun belum menetapkan status Jembatan Puri,” jelasnya kepada Radar Sorong, Kamis (14/5).

Ruddy mengakui pihaknya telah melaksanakan rapid test beberapa warga di sekitar Jembatan Puri, namun hasilnya tidak diumumkan sebab rapid test bukan diagnosis. Pihaknya telah mengirim 70 sampel untuk diperiksa di Makassar dan diantaranya ada sampel diambil dari masyarakat yang ada di Jembatan Puri.

Saat ini sambung Ruddy, ada salah satu kelurahan yang menjadi perhatian Satgas Kota Sorong yang merupakan hasil tracing dari Tim Satgas dan sudah dilakukan rapid test. Nanti, direncanakan pada hari Minggu (16/5) jika hasil pemeriksaan swab sudah keluar maka akan diumumkan. “Setelah itu baru akan kita ambil langkah-langkah dan semoga saja (hasilnya) negative. Tapi kalau memang ada yang positive, kami akan melakukan langkah-langkah pencegahan di daerah tersebut. Untuk kelurahan tidak disebutkan saat ini, nanti akan kami sebutkan saat hasil swab dikeluarkan,” kata Ruddy Laku.

Sementara itu, grafis penyebaran virus corona di Kota Sorong hingga Kamis (14/5) tercatat enam distrik berada dalam zona merah yakni Distrik Malaimsimsa, Sorong Barat, Klaurung, Sorong Manoi, Sorong Timur dan Distrik Sorong. Empat distrik lainnya, Sorong Utara, Sorong Kota, Sorong Kepulauan dan Maladum Mes berada dalam zona kuning. Enam distrik zona merah mengingat sudah adanya kasus positive corona, sementara empat distrik zona kuning berstatus waspada corona sebab sudah ODP, PDP hingga OTG Covid-19.

Distrik Malaimsimsa tercatat 15 ODP (Selesai pemantauan 11 dan proses 4), 5 PDP (1 meninggal dan 4 selesai pengawasan), 7 OTG (2 positif, 5 proses pemantauan). Distrik Sorong Barat 15 ODP (Selesai 12 dan proses 3), PDP 3 orang (selesai 3), OTG 12 (3 positive, 9 proses). Distrik Klaurung 10 ODP (Selesai 9, 1 proses), 3 PDP (1 positif, 2 selesai), 8 OTG (seluruhnya dalam proses pemantauan), 2 PDP meninggal dunia.

Distrik Sorong Manoi 30 ODP (23 selesai dan 7 proses), 7 PDP (Selesai 4 dan proses 3), OTG 49 (Selesai 28, proses 21), PDP positive 2 orang, 1 PDP meninggal dunia. Distrik Sorong Timur 43 ODP (35 selesai dan proses 8), 4 PDP (3 selesai dan 1 proses), 1 PDP meninggal dunia, 43 OTG (32 selesai, 11 proses) 1 diantaranya positif Covid-19.  Distrik Sorong 15 ODP (11 selesai, 4 proses, 1 diantaranya positif Covid-19), 2 PDP (Selesai 1 dan proses 1), 21 OTG (16 selesai, 5 proses, 1 diantaranya positif Covid-19). 

Ruddy Laku mengatakan, OTG, ODP dan PDP di Kota Sorong mengalami kenaikan. “Orang Tanpa Gejala (OTG) berjumlah 73 orang, mengalami peningkatan dari 56 orang pada rilis 10 Mei 2020 kemarin. ODP berjumlah 173 orang, selesai pemantauan 136 orang, 37 proses pemantauan. PDP berjumlah 36 orang, 31 selesai pengawasan, 5 dalam proses pengawasan,” jelasnya kepada wartawan, Kamis (14/5). 

PDP yang meninggal dunia tetap berjumlah 8 orang. Hasil pemeriksaan Covid-19  yang negative berjumlah 102 sampel, sedangkan yang positive 17 sampel. Sedangkan PDP positive Covid-19 yang sudah sembuh baru 1 orang. Sementara itu, yang diisolasi di Diklat Kampung Salak berjumlah 28 orang. 

Ditanyai terkait informasi yang beredar bahwa ada ODP Covid-19 di Kota Sorong yang meninggal dunia, Ruddy mengatakan dirinya tidak tahu menahu akan hal tersebut, sebab pihaknya pun belum mendengarkan informasi tersebut.  “Jika betul ada kabar seperti itu, pastinya sudah kami sampaikan,” pungkasnya. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed