oleh

Speedboat Rombongan KPUD R4 Terbakar

WAISAI – Speedboat yang ditumpangi rombongan komisioner KPUD Raja Ampat terbakar di perairan Kampung Deer Distrik Kofiau, Selasa (1/12) sekitar pukul 19.00 WIT. Kapolres Raja Ampat, AKBP. Andre J.W. Manuputty,S.IK membenarkan terbakarnya speedboat yang membawa rombongan KPUD Raja Ampat tersebut. 

Rombongan komisioner KPUD Raja Ampat ke Kampung Deer Distrik Kofiau dalam rangka menggelar pelaksanaan bimtek dan sosialisasi simulasi pungut hitung dan penggunaan sirekap dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat kepada penyelenggara tingkat bawah. 

Dikatakannya, rombongan KPUD Raja Ampat berjumlah 4 orang diantaranya Komisioner KPUD Raja Ampat Divisi Perencanaan data dan Informasi, Laily Ligawa,SE; Staf KPUD Geistow Ambrauw, Fahrul Bahmid (suami Laily Ligawa)  dan seorang anggota PAM Polres Raja Ampat Bripda Galuh, dan motoris 1 orang bernama Rustam, awak mesinnya belum diketahui namanya. “Speed bertolak dari Pelabuhan Falaya Waisai sekitar pukul 11. 30 WIT menggunakan speedboat Black Stim. Pada pukul 17.00 WIT ketika rombongan tiba di jembatan Kampung Deer, tiba-tiba ada percikan api dari mesin mengakibatkan terbakarnya speedboad,” kata Kapolres.

Ketika melihat kebakaran speedboat, warga membantu menyelamatkan korban dan mencoba menarik speedboat ke laut. Dari kejadian ini, dua orang mengalami luka bakar ringan di bagian kaki  yakni Fahrul Bahmid dan Geistow Ambrauw. Kedua korban sementara dirawat di Puskesmas Kofiau. ”Selain dua korban luka bakar, kebakaran ini juga ikut menghanguskan sejumlah barang bawaan berupa materi bimtek dan sejumlah uang tunai dengan rincian uang harian KPPS Rp 54.900.000,-, uang harian PPD Rp 4.800.000,-, uang harian PPS Rp 9.000.000,-, biaya tranportasi KPPS Rp 30.600.000,-, biaya transportasi PPS Rp 16.600.000. Estimasi total kerugian sementara digabung dengan speedboat beserta mesinnya yang terbakar berjumlah Rp 465.900.000,- ini sudah termasuk barang bawaan berupa materi bimtek dan uang tunai tersebut,” jelasnya.

Dugaan sementara, kebakaran speedboat karena adanya kendala dari mesin yang mengakibatkan timbulnya percikan api yang membuat speed terbakar. ”Sementara kita akan selidiki dulu untuk mencari tahu penyebab kebakaran. Rencananya besok (Hari ini,red) kami bersama Ketua KPU dan Sekretaris KPU akan berangkat menuju Kampung Deer untuk memastikan keadaan para korban, sekaligus melakukan olah TKP,” pungkas Andre Manuputty. (hjw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed