oleh

Solidaritas, Sopir Angdes Mogok

AIMAS – Sejumlah sopir taksi angkutan desa (angdes) jalur Aimas menggelar aksi mogok sekitar pukul 10.00 WIT, Jumat (11/9), sebagai bentuk solidaritas sesama sopir atas insiden yang terjadi pada Kamis (10/9) dan mengakibatkan salah seorang sopir angdes berinisial JS mengalami luka.

Aksi mogok dilakukan mulai dari titik kumpul di Jalur DIY, Unit 2 hingga berlanjut di Tugu Pawbili Km 18 Kabupaten Sorong. Seluruh angdes berkumpul untuk tidak menarik penumpang dari Aimas menuju Kota Sorong maupun sebaliknya.  “Kami lakukan ini sebagai bentuk solidaritas kami terhadap teman kami yang saat ini ada di Rumah Sakit karena mengalami luka-luka dari insiden kemarin,” terang salah satu perwakilan sopir angdes, Iwan kepada Radar Sorong. 

Aksi mogok dilakukan dengan harapan pihak kepolisian Polres Sorong Kota dapat segera menangkap pelaku penikaman terhadap rekan sesama sopir angdes tersebut dan segera ditindak lanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku.  Rencananya aksi mogok tersebut akan dilakukan selama 3 hari, hingga Minggu (13/9). Namun, jika permasalahan belum terselesaikan dengan baik, aksi mogok bisa saja berlanjut. “Kami mogok selama 3 hari, kalau selama 3 hari belum selesai, kami akan tetap lanjut,” tandasnya. 

Pantauan Radar Sorong, sejumlah kendaraan dari arah Kota Sorong menuju Aimas terlihat ragu untuk melintas, disebabkan kendaraan dan massa di Tugu Pawbili yang terlihat begitu ramai. Namun, aparat kepolisian dan beberapa sopir memberikan isyarat untuk dapat melintas. 

Tidak adanya angdes dari Kota Sorong menuju Aimas, memberi kesempatan kepada sopir taksi angkutan kota untuk memuat penumpang Aimas. Sayangnya, angkot diberhentikan oleh para sopir angdes dan seluruh penumpang diminta untuk turun.  Begitupun dari arah sebaliknya, sejumlah angdes yang memuat penumpang dari arah Aimas menuju Kota Sorong dihentikan oleh para sopir dan meminta agar sopir angdes dapat bersatu untuk tidak memuat penumpang. (Namirah Hasmir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed