oleh

SMA Muhammadiyah Al- Amin Raih 3 Perunggu

-Metro-599 views

Mewakili Indonesia Timu di Olimpiade Ahmad Dahlan

SORONG- Dalam kegiatan Olimpiade Ahmad Dahlan Tingkat Nasional yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) pada tanggal 26-28 Oktober 2019 lalu, SMA Muhammadiyah Al-Amin Sorong berhasil membawa pulang 3 piala dan 3 medali perunggu sekaligus. Olimpiade ini merupakan kegiatan yang rutin diselenggarakan tiap dua tahun sekali.

Sebanyak 16 siswa dan siswi dari SMA Muhammadiyah Sorong ikut berpartisipasi dalam kegiatan olimpiade ini. Dari 21 mata lomba yang menjadi pilihan dalam olimpiade tersebut, ada 5 mata lomba yang diikuti oleh siswa-siswi dari SMA Muhammadiyah Sorong, yaitu robotik maze solving, kimia, membaca berita dalam bahasa Inggris, pidato bahasa Inggris, dan hafalan Qur’an.

“Kami dari SMA Muhammadiyah Al-Amin Kota Sorong, ada sebanyak 16 orang, dengan mengikuti ada 5 mata lomba. Mata lombanya kan sebenarnya ada 21 semuanya,” jelas Dra. Nurfin Moha, selaku Kepala SMA Muhammadiyah Al-Amin Sorong kepada Radar Sorong.

Dari 3 piala yang berhasil direbut,  2 piala dan perunggu datang dari mata lomba robotik maze zolving, serta 1 piala dan perunggu datang dari mata lomba kimia. Ini merupakan prestasi yang luar biasa membanggakan. Para pemenang berhasil mengharumkan nama Indonesia dari timur.

Memang tidak mudah, tidak instan. Persiapan yang mereka lakukan sebelum maju ke tingkat nasional juga tidak sebentar. Mereka belajar intens, ditempa selama sebulan penuh. Bersama guru pembimbingnya, mereka dilatih untuk membuat pemrograman terhadap robot yang saat itu diikut sertakan dalam olimpiade tersebut. Kendala yang mereka hadapi juga pasti ada, salah satunya adalah biaya yang cukup mahal.

Fungsi dari robot itu sendiri adalah harus bisa berjalan mengikuti lintasan yang disediakan oleh panitia dalam olimpiade tersebut. Jadi dalam mata lomba robotik maze solving ini, kecepatan dan ketepatan robot mengikuti arena lintasan menjadi syarat penilaiannya.

“Untuk ke depannya ya semoga lebih baik lagi, masih bisa mengikuti lomba-lomba seperti ini lagi. Karena, kami ini satu-satunya sekolah yang mewakili dari Indonesia Timur,” harapnya. (cr-50)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed