oleh

Sinergitas Bea Cukai Dorong Pertumbuhan Ekspor

-Ekonomi-101 views

SORONG – Bertempat di Gedung Aula Kantor Pengawasan dan Pelayanan Tipe Madya Pabean C Sorong, Bea Cukai Sorong menggelar Seremonial Ekspor Perdana Produk Perikanan pada Kamis (23/7). Acara tersebut dihadiri Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Sorong, Bambang Eko Prawinestyono didampingi perwakilan dari Kantor Wilayah DJBC Khusus Papua, Danang Purwoko selaku Kepala Bidang Penyidikan dan Barang Hasil Penindakan, serta Gerald Prawira Hasoloan selaku Kepala Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe B Sorong. Sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi antar instansi, hadir juga pada acara tersebut Asisten Administrasi Umum Setda kota Sorong, Ruddy R Laku, Kepala Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Sorong, Noch Musa Jefta Telew. Tak ketinggalan, hadir pula Kepala Dinas Perikanan Kota Sorong, Verry Kambuaya, Perwakilan Pembina Mutu Provinsi Papua Barat, Pieter Febrians Tanamal, serta General Manager PT Pelindo IV Cabang Sorong, Raflin Halid.

Foto bersama jajaran pimpinan Bea Cukai Sorong bersama para tamu undangan.


Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung peningkatan geliat ekspor yang menjadi perhatian khusus ­dewasa ini. Seiring dengan kondisi perekonomian yang sangat dipengaruhi oleh perang dagang antara Amerika Serikat dan China, serta krisis pandemi Covid-19 yang mengancam seluruh dunia, menjadikan peningkatan kegiatan ekspor menjadi salah satu jalan keluar untuk dapat menghadapi tantangan ekonomi global. Tak ingin ketinggalan, Bea Cukai Sorong ikut aktif menggenjot ekspor komoditas-komoditas yang sangat berpotensi di Sorong Raya. Sebagai instansi yang memiliki fungsi industrial assistance dan trade fasilitator, Bea Cukai Sorong bersinergi dan terus berusaha merealisasikan potensi-potensi ekspor yang ada.
Pencapaian realisasi ekspor perdana hingga per bulan Juli di tahun 2020, menghasilkan dua eksportir baru yang melaksanakan kepengurusan dokumen ekspornya langsung melalui Bea Cukai Sorong yaitu PT Perikanan ­Nusantara (Persero) Cabang Sorong dan PT Dwi Bina Utama.
Ekspor perdana produk perikanan oleh PT Perikanan Nusantara (Persero) Cabang Sorong berupa Rastrelliger (ikan kembung) beku yang dikirim sebanyak 23 ton dengan menggunakan kontainer refeer 40 ft. Produk tersebut telah dikirimkan ke Thailand pada tanggal 15 Februari 2020 lalu dengan nomor PEB 000035. Sedangkan ekspor perdana produk perikanan berikutnya dilakukan oleh PT Dwi Bina Utama berupa Frozen Shrimp (udang beku) yang dikirim sebanyak 15,9 ton dengan menggunakan kontainer refeer 2×20 ft. Produk tersebut telah dikirimkan ke Jepang pada tanggal 17 Juli 2020 dengan nomor PEB 000087. Penyelesaian formalitas pabean atas kedua kegiatan ekspor tersebut telah dilaksanakan melalui KPPBC TMP C Sorong.
Kepala KPPBC TMP C Sorong, Bambang Eko Prawinestyono menyampaikan terkait tingginya potensi peningkatan kegiatan ekspor di wilayah Sorong dari tahun ke tahun bakal jadi stimulus apabila pengelolaannya dilakukan secara pengelolaannya dilakukansecara optimal.
”Semua potensi tersebut jika dikelola secara optimal dengan memberikan stimulus-stimulus, diantaranya dalam bentuk koordinasi dan sinergi dengan instansi terkait, sosialisasi dan pendampingan terhadap pelaku usaha, serta kemudahan perizinan dan kelancaran logistik,” ungkapnya dalam sambutannya.
Hal ini, lanjutnya, bertujuan untuk memberi dampak langsung berupa meningkatnya kemakmuran bagi masyarakat Kota Sorong melalui kegiatan ekspor. Kemudian pada akhirnya seluruh usaha tersebut akan meningkatkan tax ratio sehingga berdampak pula pada peningkatan penerimaan daerah Kota Sorong.
Sementara itu, Kepala Bidang Penyidikan dan Barang Hasil Penindakan, Danang Purwoko menegaskan bahwa salah satu tugas dan fungsi Bea dan Cukai adalah trade facilitator dan industrial assistance. Dalam proses kegiatan pelayanan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Sorong sudah menunjukan prestasi yang baik, terbukti dengan peningkatan predikat kantor serta pertumbuhan kegiatan ekspor dari tahun ke tahun. Beliau menambahkan bahwa Bea Cukai Sorong terus berkomitmen dalam meningkatkan pertumbuhan perdagangan internasional, salah satunya dengan pelayanan 24/7 serta klinik ekspor untuk memberikan kesempatan bagi setiap pelaku usaha agar dapat merealisasikan ekspor.
Asisten Administrasi Umum Setda Kota Sorong, Ruddy R Laku, juga mengimbau agar Bea dan Cukai serta seluruh instansi yang terkait untuk meningkatkan sinergi dan memangkas birokrasi demi memudahkan pelaku usaha dalam pelaksanaan ekspor. Sebab menurutnya saat ini merupakan moment yang krusial bagi upaya mendorong laju pertumbuhan ekspor. Hal ini bisa menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi di tengah ­situasi krisis Pandemi Covid-19.
Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Sorong, Noch Musa Jefta Telew menyatakan bahwa proses realisasi ekspor telah dilakukan dengan mendorong pengguna jasa serta memberikan kemudahan dan mempercepat proses perizinan.
”Realisasi ekspor telah dilakukan dan harus terus berjalan. Kita juga perlu memberikan kemudahan perizinan bagi pengguna jasa dalam hal ini para eksportir. Namun yang perlu diingat hal ini dilakukan tanpa meninggalkan aturan yang seharusnya,” tegasnya.Kepala Cabang PT. Perikanan Nusantara, Ratno Tranta, mengatakan,
sebagai salah satu eksportir perdana berharap agar produk ekspor yang berasal dari Sorong menjadi lebih banyak kedepannya. Sebab dirinya melihat ­betapa potensialnya hasil kelautan Sorong sangat melimpah.
Hal ini senada dengan penuturan Sasaki selaku Presiden Direktur PT Dwi Bina Utama, yang mengatakan bahwa udang yang berasal dari perairan Sorong memiliki kualitas yang sangat bagus sebab didukung oleh kondisi alamiahnya. ”Udang dari Sorong ini sangat bagus kualitasnya, ­karena kondisi alam yang sangat mendukung. Itu kenapa banyak udang yang diekspor ke luar negeri. Saya juga ingin memperkenalkan produk asli dari Sorong kepada dunia. Saya harap dengan usaha semua pihak dalam pengelolaan potensi tersebut akan meningkatkan devisa negara, menyerap tenaga kerja serta dapat meningkatkan perekonomian bagi masyarakat maupun pemerintah Kota Sorong,” tutupnya. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed