oleh

Sidak Temukan Barang Kedaluwarsa

SORONG – Untuk menertibkan barang kedaluwarsa dan memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di pasaran menjelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Sorong melakukan inspeksi mendadak (sidak). Dalam sidak yang dilangsungkan di beberapa gudang distributor, ditemukan beberapa produk kedaluwarsa atau barang yang telah habis masa berlakunya dan sudah tidak layak konsumsi.

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kota Sorong, Milan Latumeten,S.STP, mengatakan, sidak dalam rangka monitoring menjelang hari raya Idul Fitri bersama gabungan dari Tim Pengendali Inflasi Daerah di dalamnya ada Dinas Perdagangan, BPOM, Bagian Perekonomian, BPS dan Dinas Pariwisata serta juga melibatkan anggota DPRD Kota Sorong yang membidangi perekonomian.  Tempat-tempat yang disidak TIPD Kota Sorong yaitu Indra Jaya, Supermarket Jupiter, CV.Delta, Irian Jaya Sehat, dan CV.Pangan Makmur Irja. 

PMB OPBJJ-UT Sorong

“Beberapa distributor yang kita datangi dan kita sudah lihat ketersediaan stok barang menjelang hari besar keagamaan cukup aman untuk Kota Sorong. Untuk itu kami berterimakasih kepada para distributor atas kerjasama yang sangat baik, mempersiapkan barang-barang menjelang lebaran nanti. Tentunya dengan cukupnya ketersediaan barang maka daya beli masyarakat juga akan terbantu. Dengan begitu inflasi juga akan terjaga,” kata Milan Latumeten, Rabu (5/5).

Diakuinya,  saat sidak ada beberapa distributor yang diberi teguran dan masukan ke distributor tersebut. “Sedikit koreksi yaitu mengenai penanganan gudang. Kemudian ada harga minyak goreng yang kenaikannya sedikit, ditemukan barang-barang yang sudah expired atau kedaluwarsa. Yang kita dapati tadi berupa air mineral sekitar 5 karton, biskuit beberapa karton dan 9 karung beras, sudah disendirikan untuk dimusnahkan oleh salah satu distributor,” jelasnya.

Menurutnya, distributor adalah mitra pemerintah, diharapkan pelayanan terbaik dapat diberikan kepada masyarakat melalui ketersedian barang pangan, maupun barang olahan makanan dan minuman yang tersaji dalam kemasan. Keamanan barang seperti masa berlakunya, maupun kualitasnya agar tetap diperhatikan ketersediaannya dan dijamin keamanannya bagi konsumi.   “Apabila mereka mau memusnahkan barang kedaluwarsa, harus melibatkan kita pemerintah daerah dan juga disaksikan oleh anggota DPR juga,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua 1 DPRD Kota Sorong, Melkianus Way,SE mengatakan sidak yang dilakukan merupakan bentuk pengawasan. “Dari hasil turlap kita pastikan ketersedian bapok aman. Kami harap harga tidak meleset naik, sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat banyak khususnya untuk kebutuhan lebaran. Jika kedapatan menaikan harga, maka akan kita tindak tegas dan diberikan sanksi, ijinnya akan ditinjau kembali,” kata politisi Partai Demokrat ini. (zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed