oleh

Sidak, Barang Kadaluarsa Dimusnahkan Ditempat

-Metro-251 views

WAISAI- Pemerintah Kabupaten Raja Ampat (R4) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) sejumlah toko-toko dan kios dalam rangka antisipasi Bahan Makanan dan Minuman (Bamin) expired atau kadarluarsa yang beredar di Waisai. Sidak tersebut, juga merupakan upaya pemerintah daerah menjamin keamanan kebutuhan bahan pokok (Bapok) atau makanan dan minuman yang dikonsumsi masyarakat selama bulan suci Ramadan 1442 Hijriah.

Kepala Disperindag Raja Ampat H. Djalali, S,Sos,. MH, menuturkan, digelarnya sidak dengan tujuan untuk menjamin bapok atau bamin aman dikonsumsi masyarakat R4, dan terhindar dari barang kadarluarsa selama bulan suci Ramadan.

PMB OPBJJ-UT Sorong

“Jumat lalu, tim yang dibentuk sudah turun melakukan Sidak,” kata Djalali singkat kepada awak media baru-baru ini.

Ia mengungkapkan, saat Sidak Jumat lalu, pihaknya menyisir pasar, toko-toko dan kios. Hasilnya, tim menemukan makanan dan minuman kadaluarsa. Tapi lanjut katanya, semua bahan itu, lansung dimusnahkan ditempat.

“Jadi, tidak ada makanan dan minuman kadaluarsa yang dipajang lagi. Artinya, masyarakat bebas dari makanan kadaluarsa,” bebernya.

Djalali membeberkan, saat tim sidak mendatangi toko dan kios, ditemukannya beberapa pelanggaran seperti bahan makanan kadaluarsa atau expired. Namun, masih tetap dijual pemilik toko dan kios diantaranya seperti, pop mie, biskuit, sambal goreng, super mie, Ikan Sarden Therea Star, dan lain-lain. Lebih jauh Djalali menekankan kepada tim dalam sidak ketika menemukan stok barang yang mendekati tanggal kadarluarsa. Jika banyak maka, diharapkan segera dijual ke konsumen dan harus diawasi sampai waktu habis.

“Saat sidak tim menemukan sejumlah jenis makanan dibeberapa tokoh dan kios. Sehingga, untuk mencegah barang barang tersebut di jual dan konsumsi oleh konsumen (masyarakat) lansung kita musnahkan di tempat,”tegasnya

Diketahui, kegiatan sidak dibagi menjadi dua tim diantaranya, tim 1 dikordinir oleh Kasat Pol-PP Gulimat Sugeha, beserta anggotanya. Kemudian, kelompok 2 oleh Disperindag yang dikordinir langsung oleh Kepala Disperindag bersama anggotanya. (hjw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed