oleh

Siap-siap, Seleksi CPNS Dibuka 25 Oktober

JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin mengatakan seleksi CPNS akan segera dibuka. Perekrutan akan dimulai 25 Oktober. ”Mulai 25 Oktober. Sudah siap,” kata Syafruddin di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Puaat, Selasa (15/10).

Syafruddin masih belum menjelaskan kementerian apa saja yang akan dilebur atau dipisah. Menurutnya, nomenklatur kementerian tersebut merupakan kewenangan Presiden Joko Widodo (Jokowi). ”Itu kewenangan presiden,” sebutnya.

Pemerintah menyiapkan sebanyak 197.111 lowongan untuk penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019. Lowongan tersebut terdiri dari 37.854 posisi untuk pemerintah pusat dan 159.257 posisi untuk pemerintah daerah. Sektor yang akan dibuka paling banyak adalah guru dan tenaga kesehatan. ”Ya terutama guru, kesehatan,” ujarnya.

Meski sudah diumumkan jumlah penerimaan yang dibuka, namun sampai saat ini formasi penerimaan untuk tiap kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah belum diketahui. Wacana pembentukan kementerian baru pada periode kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi salah satu hal yang membuat formasi penerimaan menunggu waktu lebih lama. 

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan mengatakan, seleksi CPNS 2019 masih akan menggunakan sistem Computer Assisted Tes. Namun, dia bilang soalnya akan dibuat lebih ’membumi’ alias lebih dapat dipahami, berbeda dengan tahun sebelumnya. ”Harapannya, kan ada fungsi PNS sebagai perekat NKRI dan netralitas. Tapi di sisi lain, ada juga masukan-masukan lain dari publik, soalnya tidak membumi dan sebagainya,” kata Ridwan beberapa waktu lalu. ”Jadi antara keinginan kami mencari bibit-bibit unggul yang bisa menuju era 4.0, tidak gampang termakan isu hoax dan sebagainya, di sisi lain kita juga harus terima masukan dari publik tentang betapa sulitnya soal-soal tersebut,” jelasnya.

Seperti diketahui pada pelaksanaan CPNS 2018 lalu menimbulkan polemik di masyarakat karena dianggap sulit, utamanya pada bagian Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Bahkan presentasi kelulusan peserta yang mencapai passing grade dinilai sangat kecil, sehingga BKN melakukan pemeringkatan untuk memenuhi kebutuhan kuota formasi. Panselnas sendiri saat ini masih menggodok feedback dari masyarakat tentang soal-soal Seleksi Kompetensi Dasar untuk CPNS 2019. Meski demikian, penyusunan soal-soal tes CPNS nanti masih akan menggunakan standar HOTS (High Order Thinking Skill/keterampilan berpikir tatanan tinggi). (mbr/fdu/idn/detikcom)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed