oleh

Siap Jamin Peserta, BPJS Kesehatan Rutin Sosialisasi

-Metro-65 views

SORONG-Menanggapi berita yang beredar dengan judul “Layanan BPJS Kesehatan dan Jasa Raharja dipertanyakan” pada kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada selasa, (16/02) yang memberitakan terkait korban tidak mendapatkan prioritas pelayanan yang prima dari pihak RSUD Kabupaten Sorong.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sorong, Ivan Ravian menegaskan bahwa BPJS Kesehatan menjamin peserta, kemudian BPJS Kesehatan juga secara rutin melakukan sosialisasi kepada pihak Rumah Sakit, dan juga diberikan informasi melalui poster, banner disetiap rumah sakit. Adapun kecelakaan karena melakukan pekerjaan merupakan tanggungjawab BPJS Ketenagakerjaan bagi swasta, PT Taspen untuk ASN dan PT Asabri untuk Prajurit.

“Terkait kasus yang terjadi di Kabupaten Sorong pada tanggal 16 Februari 2021, terdapat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di SP 1, hal tersebut masih berupa konfirmasi lisan dari pihak RSUD Kabupaten Sorong yang merupakan kecelakaan ganda dan melibatkan 4 orang korban. Dari keterangan pihak Rumah Sakit sempat terjadi kekosongan penjaminan akibat laporan polisi masih dalam proses sehingga pihak rumah sakit membebankan terlebih dahulu biaya pelayanan kepada pasien sambil menunggu kepastian penjaminan pasien tersebut,” jelasnya kepada Radar Sorong, Selasa (23/2). 

Ivan, juga megatakan bahwa Ketentuan penyelenggaraan koordinasi manfaat jaminan kecelakaan lalu lintas telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan di dukung oleh Peraturan Menteri Keuangan Nomor 141/PMK.02/2018 tentang Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan dalam Pemberian Manfaat Pelayanan Kesehatan.

“PT Jasa Raharja sebagai penjamin pertama sampai dengan batas plafon sesuai ketentuan untuk kasus-kasus kecelakaan lalu lintas ganda serta kecelakaan penumpang alat angkutan umum. Setelah melewati plafon tersebut maka korban akan dialihkan penjaminannya pada BPJS Kesehatan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” katanya.

Lanjutnya, bahwa pemberian informasi kepada masyarakat luas mau pun pihak Rumah Sakit terkait penjaminan kecelakaan lalu lintas, dimana pihak BPJS Kesehatan secara rutin telah memberikan sosialisasi kepada pihak Rumah Sakit dan sudah melakukan pemberian informasi melalui poster dan banner yang ditempelkan di Rumah Sakit. 

“Kemudian di dalam Perjanjian Kerja Sama antara BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit sudah terinci secara jelas ketentuan penjaminan kecelakaan lalu lintas, setiap tahun kami sepakati bersama,” ungkapnya. 

Ivan, berharap agar masyarakat bisa memahami ketentuan yang berlaku, kemudian untuk penjaminan kecelakaan lalu lintas yang berhubungan dengan kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja, termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya bukan merupakan manfaat program Jaminan Kesehatan yang ditanggung BPJS Kesehatan. “Hal tersebut merupakan manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja yang ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan, PT Taspen untuk ASN dan PT Asabri untuk Prajurit,” tegasnya.(zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed