oleh

Setelah 20 Tahun, RSUD Sorong Akhirnya Diserahkan

-Metro-128 views

SORONG– Setelah 20 Tahun, RSUD Kabupaten Sorong yang beralamat di Jalan Yos Sudarso Kampung Baru akhirnya resmi diserahkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong kepada Pemerintah Daerah  Kota Sorong yang dilaksanakan di Hotel Vega, Kota Sorong, Senin (10/8) yang disaksikan langsung oleh Wakil Ketua KPK RI, Lili Pintauli Siregar.

Dalam kesempatan tersebut, Lili menyampaikan, fokus utama KPK RI sejak tahun 2019-2020 yakni, pembenahan tata kelola manajemen asset pada pemerintah pusat hingga daerah. Sampai dengan semester I Tahun 2020, total aset tanah dan pembangunan pemerintah daerah se-Provinsi Papua Barat sebanyak 5.681 bidang dengan nilai Rp.1.818.946.395. 

“Dari sekian banyak aset, yang sudah tersertifikat baru hanya sekitar 1.031 bidang, artinya baru ada sekitar 18 persen dari total aset yang ada,” ungkapnya. 

KPK RI sendiri menyambut baik serah terima Badang Milik Daerah (BMD) tesebut, karena menurutnya sudah 20 tahun, sejak pemekaran Kota Sorong, aset tersebut belum juga diserahkan dari Kabupaten Sorong ke Kota Sorong. “Setelah melalui mediasi dan koordinasi korwil VI Papua Barat sejak tahun lalu, akhirnya aset RSUD Kabupaten Sorong diserahkan ke Kota Sorong,” ucapya.

Serah terima BMD tersebut, menurut Lili, merupakan tindak lanjut dari komitmen kepala daerah se-Provinsi Papua Barat pada tanggal 28 Maret 2018, terkait dengan pembenahan aset di daerahnya. 

Sementara itu, Wakil Bupati Sorong, Suka Harjono S.Sos.,M.Si menyampaikan, sesuai dengan Undang-Undang 1945, Pemerintah Kabupaten Sorong telah berupaya untuk menyerahkan aset dari pemerintah Kabupaten Sorong kepada Kota Sorong baik itu RSUD maupun aset lainnya. 

Namun, diakui Suka Harjono, penyerahan tersebut baru dapat dilakukan setelah 20 tahun, dikarenakan banyaknya persiapan infrastrukur yang perlu disiapkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong, salah satunya rumah sakit yang mana pada pemekaran sebelumnya tidak didukung oleh sarana prasarana yang ada.

“Kami tidak mengenyampingkan aturan, tetapi mau tidak mau, sebelum penyerahan aset, Kabupaten Sorong sudah harus dilengkapi sarana dan prasarana dan pada 27 Juli kemarin Kabupaten Sorong baru saja melakukan grand opening RSUD yang baru,” jelas Wakil Bupati Sorong.

Wakil Wali Kota Sorong, dr. Hj. Pahimah Iskandar menyampaikan dengan diserahkannya aset RSUD tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan manajemen aset daerah di Kota maupun di Kabupaten Sorong. Ia juga berharap agar kedepannya aset-aset lainnya dapat diserahkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong kepada Pemerintah Daerah Kota Sorong. 

Kondisi RSUD yang diserahkan tanpa peralatan dan dalam kondisi yang menurutnya tidak bagus, disampaikan dr. Fahimah, perlu dilakukan rapat kembali untuk menentukan penggunaan gedung RSUD tersebut. Namun, ia mengungkapkan kemungkinan adanya alih fungsi gedung RSUD, karena Kota Sorong telah memiliki 1 RSUD. 

“Saya kira, bisa dialih fungsikan, karena kita sudah punya rumah sakit, 1 saja diurus setengah mati, apalagi kalau 2,” ucapnya. 

Adapun aset RSUD yang diserahkan diantaranya Tanah seluas 30.800 m2 dengan nilai Rp.67.020.800.000, Bangunan Gedung seluas 6422 m2 dengan nilai Rp.26.724.639.148, Instalasi dan Jaringan senilai Rp.4.091.381.785 serta Insenirator senilai Rp.642.300.000, sehingga total seluruhnya Rp 98.479.120.933. (nam) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed